Ekonomi

IPO SPRE, Rahmat Saleh Dorong UMKM Sumbar Naik Kelas

374
×

IPO SPRE, Rahmat Saleh Dorong UMKM Sumbar Naik Kelas

Sebarkan artikel ini

Padang – Suksesnya PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Rabu (3/7/2024) menjadi angin segar bagi perusahaan dan UMKM di Sumatera Barat (Sumbar).

Anggota Komisi III DPRD Sumbar, Rahmat Saleh, mendorong langkah SPRE ini menjadi motivasi bagi pihak lain untuk mengikuti jejaknya.

“Tentunya, ini (harus) dijadikan motivasi bagi perusahaan lain, maupun UMKM di Sumbar, bahwa bisa dari daerah untuk maju ke bursa efek indonesia, untuk membesarkan perusahaan,” ujar Rahmat di Padang, Rabu (3/7/2024).

Sebagai perusahaan pertama dari Sumbar yang melantai di BEI, Rahmat mengaku bangga dengan pencapaian Soraya.

Ia berharap langkah ini dapat mendorong pemerintah daerah untuk menghadirkan program penguatan UMKM agar bisa naik kelas.

“Mulai dari mempermudah permodalan, kemudian memanfaatkan semua lembaga yang ada, agar usaha mikro maju ke menengah, dari menengah ke skala besar, yang nanti ujung-ujungnya bisa IPO seperti Soraya hari ini,” harapnya.

Lebih lanjut, Rahmat mengajak masyarakat untuk mendukung IPO perusahaan lokal seperti Soraya dengan berbagai cara, seperti membeli saham, produk, dan mempromosikannya.

“Bisa bergabung dengan membeli sahamnya, membeli produknya, promosikan, sehingga kita saling menguatkan diantara produk-produk lokal,” tutupnya.

SPRE Melantai di BEI dengan Harga Rp 128 per Saham

SPRE, produsen sprei merek Soraya asal Padang, resmi melantai di BEI pada Rabu (3/7/2024). Menjadi perusahaan tercatat ke-26 yang listing di tahun 2024, SPRE membuka perdagangan perdananya dengan menguat 2,4% ke level Rp 128 per saham.

Sebelumnya, SPRE menetapkan harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di harga Rp 125 per saham.