RanahTeknologi

AI Lindungi Data, Indonesia Siapkan Strategi Siber 2025

277
×

AI Lindungi Data, Indonesia Siapkan Strategi Siber 2025

Sebarkan artikel ini
bangkit-atau-runtuh?-ai-jadi-penentu-keamanan-siber-indonesia-di-2025
Bangkit atau Runtuh? AI Jadi Penentu Keamanan Siber Indonesia di 2025

Jakarta – Penggunaan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia melonjak tajam. AI kini menjadi kunci dalam berbagai bidang, termasuk peningkatan produktivitas dan penanggulangan serangan siber.

Studi terbaru dari AWS mengungkap adopsi AI oleh 5,9 juta perusahaan di Indonesia pada 2024. Angka ini menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 47 persen.

Namun, di balik potensi besarnya, Indonesia menghadapi ancaman serangan siber yang masif.

Platform threat intelligence Indonesia, Awan Pintar, mencatat lebih dari 133 juta serangan siber di Indonesia pada semester pertama 2025. Artinya, rata-rata terjadi 9 serangan setiap detik.

Laporan Awan Pintar mengungkap bahwa penyerang siber memanfaatkan celah keamanan yang sudah diketahui untuk menyusup ke sistem, menanamkan ransomware, atau mencuri data.

Asal serangan siber juga mengalami pergeseran. Serangan dari dalam negeri meningkat 2,35 persen, mengindikasikan perangkat lokal yang terinfeksi dan disalahgunakan.

“Miliaran log dibuat setiap detik, dan ribuan anomali muncul setiap menit,” ujar founder Awan Pintar, Yudhi Kukuh.

Awan Pintar mengoptimalkan AI dan machine learning untuk mengolah dan menganalisis jutaan data mentah secara real-time. Tujuannya, menghasilkan threat intelligence yang dapat ditindaklanjuti.

AI dan machine learning mampu mengubah data menjadi roadmap ancaman yang menunjukkan pola serangan siber, teknik populer, dan titik rawan.

Dengan kemampuan menyaring miliaran log dalam hitungan detik, AI memberikan keunggulan yang tak mungkin dicapai dengan analisis manual.

Teknik behavioral analytics memungkinkan AI menilai aktivitas normal atau tidak, memperkuat pertahanan terhadap serangan siber.