Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mendirikan Unit Layanan Terpadu (ULT) P4GN di wilayah tersebut.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya konkret menekan angka penyalahgunaan narkotika yang masih menjadi ancaman nyata di tengah masyarakat.
Bupati Agam, Benni Warlis, menyampaikan kesiapan daerahnya saat menerima kunjungan Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat, Toton Rasyid, di Rumah Dinas Bupati pada Rabu (16/9).
Toton Rasyid menjelaskan bahwa kehadiran ULT P4GN menjadi solusi krusial bagi daerah yang belum memiliki instansi vertikal BNN tingkat kabupaten.
Fasilitas tersebut nantinya akan mengintegrasikan berbagai fungsi vital, mulai dari pencegahan, rehabilitasi, hingga program pelatihan bagi masyarakat.
“Pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi harus berjalan secara beriringan,” tegas Toton.
Guna merealisasikan pembangunan fasilitas tersebut, BNN membutuhkan ketersediaan lahan seluas kurang lebih 10 hektare.
BNN bahkan membuka peluang untuk meningkatkan status fasilitas tersebut menjadi balai besar rehabilitasi jika ketersediaan lahan mencukupi.
Benni Warlis menyambut positif inisiatif ini karena menyadari bahwa peredaran narkoba di wilayahnya masih menjadi tantangan yang harus segera diatasi.
“Agam memang tidak bisa dipungkiri, di sekitar kita masih ada peredaran narkoba,” ungkap Benni.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Agam tengah mengkaji sejumlah opsi lokasi potensial, termasuk lahan eks HGU PT Inang Sari dan aset daerah di kawasan Dalko.
Benni menekankan bahwa penanganan narkotika memerlukan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan dan komprehensif.
Ia secara khusus menyoroti pentingnya pelibatan tokoh adat dan agama dalam memperkuat upaya pencegahan di tingkat akar rumput.
“Peran niniak mamak dan alim ulama sangat besar dalam upaya pencegahan dan penanganan narkoba,” tambah Benni.
Selain itu, Benni berharap program rehabilitasi nantinya mampu memberikan pendampingan jangka panjang bagi para penyalahguna narkotika.
Sinergi antara pemerintah daerah dan BNN ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman serta sehat bagi generasi muda di Kabupaten Agam.






