RanahTeknologi

F.I.R.E Beasiswa Pacu Mahasiswa Kuasai Blockchain Web3

130
×

F.I.R.E Beasiswa Pacu Mahasiswa Kuasai Blockchain Web3

Sebarkan artikel ini
mahasiswa-ri-ramai-ramai-serbu-blockchain,-ini-pemicunya
Mahasiswa RI Ramai-ramai Serbu Blockchain, Ini Pemicunya

Jakarta – Antusiasme tinggi generasi muda terhadap teknologi blockchain dan Web3 mendorong program Beasiswa F.I.R.E (Future Innovators in Rising Economy) yang diinisiasi Triv Foundation dan MEXC Foundation.

Program ini mendapat sambutan positif dari mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia.

Pendiri dan Kepala Eksekutif Triv, Gabriel Rey, menyatakan minat mahasiswa terhadap program ini melebihi ekspektasi.

“Antusiasme ini menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki rasa ingin tahu dan kesiapan tinggi untuk terlibat lebih dalam di industri blockchain, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai builder dan inovator,” ujar Gabriel Rey di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Beasiswa F.I.R.E bertujuan untuk mengembangkan pemimpin di bidang blockchain dan Web3 melalui pendidikan, pendampingan (mentorship), dan pengalaman industri.

Program ini telah memasuki tahap seleksi dan onboarding peserta sejak diumumkan pada November 2025.

Saat ini, peserta terpilih mengikuti serangkaian kegiatan awal program.

Kegiatan tersebut meliputi pengenalan kurikulum, sesi dasar blockchain, dan persiapan menuju fase mentorship intensif melalui F.I.R.E Mentorship Lab.

Delapan mahasiswa berprestasi dari berbagai universitas berhasil lolos seleksi program ini.

Mereka berasal dari Universitas Indonesia (UI) (2 mahasiswa), Universitas Bina Nusantara (BINUS) (3 mahasiswa), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya (3 mahasiswa).

Peserta berasal dari berbagai jurusan, termasuk Teknik Informatika/Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Data Science, Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen.

Bahkan, terdapat peserta dari latar belakang non-teknis yang memiliki minat besar pada blockchain dan Web3.

“Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem blockchain semakin diminati lintas disiplin,” tambah Gabriel Rey.

Kurikulum Beasiswa F.I.R.E dirancang dengan pendekatan industry driven.

Kurikulum mencakup dasar-dasar blockchain dan Web3, studi kasus industri, serta pengembangan keterampilan teknis dan non-teknis (pemecahan masalah, berpikir kritis, kolaborasi).

“Kami berperan sebagai jembatan antara akademik dan industri. Tujuannya adalah mencetak talenta yang tidak hanya pintar secara teknis, tetapi juga siap secara profesional,” jelasnya.

Beasiswa F.I.R.E diharapkan menjadi wadah yang tepat untuk memperkenalkan talenta Indonesia ke standar global.

Dengan kurikulum dan mentorship berkelas internasional, program ini membantu mempersiapkan mahasiswa Indonesia untuk berkontribusi dalam proyek global, bersaing di perusahaan Web3 internasional, dan menjadi founder atau developer blockchain kelas dunia.