Ranah

Pesawat KKP Hilang Kontak di Maros, Pencarian Intensif!

129
×

Pesawat KKP Hilang Kontak di Maros, Pencarian Intensif!

Sebarkan artikel ini
pesawat-yang-hilang-angkut-3-pegawai-kementerian-kelautan
Pesawat yang Hilang Angkut 3 Pegawai Kementerian Kelautan

Maros – Sebuah pesawat ATR 42-500 yang membawa tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dilaporkan hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026). Pesawat tersebut dioperasikan oleh Indonesia Air Transport.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengonfirmasi kabar hilangnya pesawat tersebut.

“Benar, terdapat pegawai KKP dalam pesawat tersebut yang sedang menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara,” ungkap Trenggono dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Ketiga pegawai KKP yang berada di dalam pesawat adalah Ferry Irawan (Analis Kapal Pengawas), Deden Mulyana (Pengelola Barang Milik Negara), dan Yoga Naufal (Operator Foto Udara).

Trenggono menjelaskan bahwa KKP menjalin kerja sama dengan Indonesia Air Transport dalam melakukan pengawasan udara di wilayah perairan Indonesia, terutama di daerah perbatasan.

Direktur Utama PT Indonesia Air Transport, Tri Adi Wibowo, mengungkapkan bahwa selain tiga pegawai KKP, terdapat tujuh kru dalam pesawat ATR 42-500.

Ketujuh kru tersebut adalah Kapten Andy Dahananto, Farhan Gunawan, Restu Adi, Hariadi, Dwi Murdiono, Florencia Lolita, dan Esther Aprilita.

Pesawat ATR 42-500 tersebut terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa fokus pencarian saat ini berada di pegunungan kapur Bantimurung, desa Leang-leang, kabupaten Maros.

Posko Basarnas telah didirikan di dekat lokasi pencarian.