Medan – Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di Stasiun Medan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat 11.357 penumpang telah berangkat dari stasiun tersebut dalam empat hari terakhir.
Periode tersebut terhitung sejak 11 hingga 14 Maret 2026. KAI memprediksi jumlah penumpang akan terus meningkat hingga hari Lebaran.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan lonjakan penumpang ini dipicu oleh berakhirnya kegiatan belajar mengajar di sekolah dan perguruan tinggi.
“Peningkatan ini dimungkinkan karena hari ini merupakan hari terakhir kegiatan untuk sektor pendidikan,” kata Anwar, Sabtu (14/3/2026).
Anwar menambahkan, mayoritas pemudik merupakan pekerja dan pelajar dari daerah penyangga Kota Medan. Daerah tersebut meliputi Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Kisaran, Tanjungbalai, hingga Rantauprapat.
KAI Divre I Sumut memprediksi akan terjadi pergeseran tren pada H+1 Lebaran, 22 Maret 2026. Jumlah kedatangan penumpang di Stasiun Medan diperkirakan akan lebih tinggi daripada keberangkatan.
Hingga saat ini, KAI Divre I Sumut telah menjual 106.042 tiket dari total 231.448 tiket yang tersedia untuk masa Angkutan Lebaran 2026.
Minat masyarakat yang tinggi ini juga didorong oleh program diskon hingga 30 persen dari pemerintah. Selain itu, ada promo Ramadan Festive 2026 untuk KA Sribilah Utama dan KA Sribilah Fakultatif relasi Medan–Rantauprapat.
KAI Divre I Sumut mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dengan baik. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI.
“Sejalan dengan semangat mudik tahun ini, yaitu ‘Mudik Nyaman Bersama, Bersama Raih Kemenangan, Jaga Keselamatan’, KAI berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan yang aman dan tepat waktu,” pungkas Anwar.






