Semarang – Sebanyak 17 kafilah Sumatera Barat kembali menunjukkan tajinya dalam babak penyisihan hari kedua ajang Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXXI di Semarang, Senin (14/9/2026).
Para peserta telah mematangkan persiapan teknis maupun mental demi menaklukkan persaingan sengit di berbagai arena perlombaan yang tersebar di penjuru kota.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Edi Dharma Syafni, menegaskan tekad bulat para duta daerah untuk mempersembahkan performa terbaik bagi ranah Minang.
“Dukungan doa dari masyarakat menjadi suntikan moral yang sangat berarti bagi para peserta agar mampu tampil tenang dan maksimal,” ujar Edi.
Harapan besar kini tertuju pada kelancaran setiap tahapan lomba agar para kafilah mampu meraih prestasi puncak.
Sesi pagi dibuka dengan penampilan Azka El Mubarak pada cabang Tartil Al-Qur’an Putra di Studio Catwalk BBPVP Kementerian Ketenagakerjaan.
Secara simultan, Fadhlan Mubarak berjuang di cabang Qira’at Murattal Remaja Putra yang berlokasi di Aula Masjid Raya Baiturrahman.
Dzakiyah Talita Sakhi turut berkompetisi pada cabang Hifzhil Quran 1 Juz dan Tilawah Putri di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.
Hafidz Ardi menguji kemampuannya pada cabang Hifzhil Quran 10 Juz Putra di Auditorium Kanwil Kemenag Jawa Tengah.
Arena Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo menjadi saksi perjuangan regu Fahmil Quran Putri yang diperkuat Fathirrahmi Arfit, Tsabitah Imtitsal Muchtar, dan Tuhfatul Aufiya.
Empat peserta lainnya, yakni Rafiki Yandra, Nadia Adrianti, Muhammad Hafzan, dan Annisa Kurniawati, memperebutkan poin di cabang Kaligrafi yang berlangsung hingga sore hari di Auditorium Undip.
Siti Nur’aini juga ambil bagian dalam cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Putri di BPSDMD Jawa Tengah.
Memasuki sesi siang, Yuafriza Fadly tampil pada cabang Qira’at Murattal Dewasa Putri di Masjid Raya Baiturrahman.
Aisyah dijadwalkan mengikuti cabang Hifzhil Quran 20 Juz Putri, sementara regu Syarhil Quran Putri yang terdiri dari Mariza Ilfani, Tiara Salsabila, dan Hafizatul Ilmi berlaga di Gedung Prof. Sudarto Undip.
Kabag Bina Mental Spiritual Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Marwansyah, memastikan tim official terus memberikan pendampingan intensif kepada seluruh peserta.
Langkah ini bertujuan menjaga kondisi fisik serta memastikan setiap kafilah tetap fokus dan tampil tanpa beban selama kompetisi berlangsung.






