Ranah

KONI Sumbar Matangkan Rakornis Porprov XVI Mei Ini

63
×

KONI Sumbar Matangkan Rakornis Porprov XVI Mei Ini

Sebarkan artikel ini
penentuan-tuan-rumah-dan-cabor-porprov-2026-ditentukan-di-rakornis-9-mei-depan 
Penentuan Tuan Rumah dan Cabor Porprov 2026 Ditentukan di Rakornis 9 Mei Depan 

Padang – KONI Sumatera Barat mempercepat persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI yang dijadwalkan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026. Untuk memfinalkan tuan rumah bersama dan cabang olahraga yang akan dipertandingkan, KONI Sumbar menetapkan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) pada 9 Mei 2026 sebagai tahap penentu.

Keputusan itu diambil dalam rapat pimpinan KONI Sumbar bersama Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC). Rakornis menjadi agenda penting sebelum persiapan teknis pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi itu memasuki tahap berikutnya.

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan Rakornis hanya akan membahas daerah dan cabang olahraga yang sudah memenuhi seluruh persyaratan administrasi.

“Berapa daerah dan cabor yang melengkapi persyaratan itu saja yang dibahas pada saat Rakornis. Jika masih ada yang belum lengkap, berarti mereka tidak serius sebagai tuan rumah atau cabor yang akan dipertandingkan pada Porprov,” kata Hamdanus.

Batas akhir penyampaian surat pernyataan kesediaan menjadi tuan rumah dari kepala daerah ditetapkan paling lambat Senin (6/5/2026). Surat tersebut menjadi syarat utama sekaligus bentuk komitmen dukungan pendanaan dari masing-masing daerah.

Hingga kini, 12 kabupaten/kota telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah bersama. Namun, sebagian di antaranya belum menyerahkan surat resmi. Sementara itu, 53 cabang olahraga telah menyatakan kesiapan untuk dipertandingkan.

Hasil Rakornis akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur sebagai dasar bagi pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran dukungan.

Hamdanus mengatakan KONI Sumbar terus memperkuat koordinasi dan konsolidasi selama masa persiapan. “Ibarat kata, tiada hari tanpa koordinasi, konsolidasi, evaluasi, dan monitoring terhadap seluruh aspek persiapan Porprov,” ujarnya.

Sebelumnya, panitia menggelar rapat persiapan Porprov XVI di Kantor KONI Sumbar pada Senin (27/4/2026). Rapat itu melibatkan tim SC, OC, serta unsur terkait lainnya, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar.

Rapat yang dipimpin Hamdanus tersebut membahas dua agenda utama, yakni laporan perkembangan persiapan Porprov XVI dan persiapan pelaksanaan Rakornis.

Pembahasan juga mencakup pendanaan pelaksanaan Porprov. Panitia tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga akan mencari dukungan dari pihak ketiga dan sponsorship untuk memperkuat pembiayaan kegiatan.

Ketua SC Porprov XVI, Prof. Syahrial Bakhtiar, menilai Porprov memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar pertandingan olahraga.

“Porprov bukan hanya pertandingan olahraga, tetapi juga mampu membangkitkan sektor UMKM dan pariwisata. Selain itu, juga mendorong daerah menentukan prioritas cabang olahraga serta menyiapkan atlet menuju Porwil dan Pra-PON,” ujarnya.

Ketua OC, Dr. Septri, mengatakan komunikasi dengan daerah terus dilakukan secara intensif. Meski sejumlah daerah telah menyatakan kesiapan, sebagian lainnya belum menyampaikannya secara tertulis.

“Panitia terus menjalin komunikasi dengan daerah dan cabor. Tim digitalisasi juga sudah siap dengan data atlet, cabor, venue, dan informasi lainnya,” katanya.

Dispora Sumbar menegaskan Rakornis harus memastikan kesiapan daerah dan cabor secara menyeluruh, termasuk menyiapkan alternatif jika muncul kendala. Hasil Rakornis juga akan menjadi dasar penerbitan SK untuk kebutuhan penganggaran.

Dalam rapat itu, sejumlah catatan turut mengemuka. Di antaranya, masih adanya daerah seperti Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Sawahlunto yang belum menyampaikan surat resmi. Sementara Kota Padang disebut segera menyerahkan dokumen tersebut.

Agenda pengambilan api Porprov juga mulai dibahas dan direncanakan berlangsung di Kabupaten Tanah Datar.

Dengan waktu yang semakin dekat, KONI Sumbar menargetkan seluruh persoalan krusial dapat diselesaikan sebelum Rakornis digelar agar pelaksanaan Porprov XVI berjalan lancar sesuai jadwal.