Sawahlunto – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Silungkang, Kota Sawahlunto, menggelar Workshop Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) selama tiga hari, mulai Rabu (24/6/2026) hingga Jumat (26/6/2026).
Sebanyak 31 peserta yang terdiri dari 22 guru MIN 3 Sawahlunto, 8 guru MIS Lunto, serta seorang perwakilan komite madrasah mengikuti pelatihan intensif tersebut.
Kepala MIN 3 Silungkang, Hamadi, mengungkapkan bahwa agenda ini dirancang sebagai persiapan krusial menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kegiatan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mematangkan kompetensi tenaga pendidik serta menyusun perangkat pembelajaran yang lebih komprehensif.
“Workshop ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam menghadapi tahun ajaran baru, sekaligus mempersiapkan perangkat pembelajaran yang lebih baik,” papar Hamadi.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, hadir secara resmi untuk membuka rangkaian kegiatan tersebut.
Dalam arahannya, Zulkifli menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan madrasah wajib ditopang oleh manajemen yang solid, kolaborasi yang kuat, koordinasi efektif, serta evaluasi kinerja yang berkelanjutan.
Ia optimistis pendalaman kurikulum ini akan berdampak signifikan pada kualitas pengajaran di MIN 3 Silungkang.
“Workshop ini diharapkan benar-benar mampu meningkatkan kualitas guru dan mutu pendidikan di MIN 3 Silungkang, sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul dan berkarakter,” tegas Zulkifli.
Simbolisasi pembukaan ditandai dengan penyematan kokarde kepada perwakilan peserta dalam suasana yang khidmat dan tertib.






