Ranah

Pemko Padang Panjang Pacu Inovasi dan Kolaborasi Pelaku Ekonomi Kreatif Lokal

137
×

Pemko Padang Panjang Pacu Inovasi dan Kolaborasi Pelaku Ekonomi Kreatif Lokal

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-panjang-pacu-inovasi-pelaku-ekonomi-kreatif-lokal
Pemko Padang Panjang Pacu Inovasi Pelaku Ekonomi Kreatif Lokal

Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang menetapkan sektor ekonomi kreatif sebagai mesin utama penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Strategi ini difokuskan pada penguatan inovasi serta optimalisasi kekayaan budaya lokal guna menciptakan keunggulan kompetitif bagi para pelaku usaha di berbagai subsektor.

Komitmen tersebut mengemuka dalam gelaran Sarasehan dan Temu Ramah Pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang dihelat di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (2/6/2026). Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Porapar) setempat memfasilitasi pertemuan ini sebagai ruang kolaborasi bagi pegiat industri kreatif, mulai dari sektor kuliner, kriya batik, hingga perfilman dan seni pertunjukan.

Kepala Dinas Porapar Padang Panjang, Busmar Chandra, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus menggenjot program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembinaan, hingga fasilitasi akses pemasaran. Langkah ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

“Diharapkan terbangun langkah konkret yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Hal ini penting untuk memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Busmar.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD PPEKRAF Sumatera Barat, Maria Feronika Hendri, menekankan pentingnya adaptasi teknologi digital bagi pelaku kreatif agar mampu menembus pasar yang lebih luas. Menurutnya, inovasi berkelanjutan dan standar kualitas produk menjadi syarat mutlak bagi produk lokal untuk bersaing di kancah nasional.

Maria juga mendorong para pelaku usaha untuk menjadikan kearifan lokal Minangkabau sebagai inspirasi utama dalam berkarya. Ia menilai keunikan tradisi daerah merupakan modal berharga yang menjadi pembeda di tengah ketatnya persaingan industri kreatif saat ini.

“Kita memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif. Dengan kreativitas, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi digital, pelaku ekraf Padang Panjang dapat berkembang lebih jauh dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” pungkas Maria.