Ranah

Pemko Padang Genjot Revitalisasi Delapan Pasar Satelit Demi Dongkrak Ekonomi Masyarakat

57
×

Pemko Padang Genjot Revitalisasi Delapan Pasar Satelit Demi Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
dorong-ekonomi-lokal,-pemko-padang-benahi-fasilitas-8-pasar-satelit
Dorong Ekonomi Lokal, Pemko Padang Benahi Fasilitas 8 Pasar Satelit

Padang – Pemerintah Kota Padang menargetkan transformasi delapan pasar satelit menjadi pusat perdagangan yang lebih bersih, representatif, dan berdaya saing. Langkah strategis ini dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, penerapan standardisasi nasional, hingga pengembangan konsep tematik di setiap kawasan pasar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa pihaknya tengah memacu percepatan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pasar-pasar di bawah naungan pemkot. Saat ini, Pasar Alai dan Pasar Tanah Kongsi telah resmi menyandang status SNI.

“Tahun ini kami mempersiapkan Pasar Ulak Karang menjadi pasar SNI sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pasar,” ujar Fizlan, Jumat (12/6/2026).

Selain mengejar standardisasi, Pemkot Padang mulai menerapkan pendekatan tematik untuk memperkuat daya tarik ekonomi lokal. Pasar Tanah Kongsi, misalnya, kini diarahkan menjadi kawasan heritage yang mengedepankan produk kuliner, kopi, serta komoditas nonbahan pokok melalui kolaborasi dengan tokoh masyarakat setempat. Sementara itu, penataan Pasar Banda Buek difokuskan pada optimalisasi fasilitas pendukung agar pedagang dapat menempati lantai atas, sehingga aktivitas jual-beli menjadi lebih tertata dan nyaman.

Meski demikian, Fizlan mengakui masih terdapat tantangan pada pembenahan infrastruktur dasar, khususnya terkait sistem drainase dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Guna menuntaskan persoalan tersebut, pemerintah daerah telah membangun koordinasi intensif dengan pemerintah pusat.

“Kami sudah menganggarkan perbaikan IPAL, terutama di Pasar Belimbing. Meski ada efisiensi anggaran, kebutuhan sarana dan prasarana pasar tetap menjadi prioritas. Kami juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum agar pemenuhan IPAL di seluruh pasar satelit dapat diselesaikan secara bertahap hingga 2028,” tegasnya.

Melalui serangkaian kebijakan ini, Pemkot Padang optimistis pasar satelit akan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat yang berkelanjutan di setiap wilayah.