Ranah

Pemkot Padang Ajak Masyarakat Berhijrah Tingkatkan Kualitas Diri Saat Muharram

56
×

Pemkot Padang Ajak Masyarakat Berhijrah Tingkatkan Kualitas Diri Saat Muharram

Sebarkan artikel ini
tabligh-akbar-tahun-baru-islam-1448-h,-maigus-nasir-ajak-warga-perkuat-nilai-keagamaan
Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1448 H, Maigus Nasir Ajak Warga Perkuat Nilai Keagamaan

Padang – Pemerintah Kota Padang mendorong masyarakat untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai titik balik dalam memperbaiki kualitas diri serta memperkuat spiritualitas. Ajakan tersebut disampaikan dalam gelaran Tabligh Akbar bertajuk “Mari Berhijrah Menuju Padang Religius, Berkarakter, Maju dan Sejahtera” di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (19/6/2026).

Ratusan jamaah memadati masjid untuk menyimak tausiyah dari penceramah nasional, Ustadz Hafiz Salim. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Sekretaris Daerah Raju Minropa, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam.

Maigus Nasir menegaskan, esensi hijrah di era modern bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan transformasi perilaku menuju pribadi yang lebih bertakwa. Ia berharap peringatan tahun baru ini memicu evaluasi diri bagi setiap individu maupun aparatur pemerintah.

“Hijrah mengajarkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik. Jadikan momen ini sarana mengukur sejauh mana peningkatan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujar Maigus di hadapan para jamaah.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya penguatan moralitas di tengah tantangan sosial yang kian kompleks, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan kenakalan remaja. Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak cukup hanya diukur dari capaian ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi harus dibarengi dengan kualitas spiritual masyarakatnya.

Pada kesempatan yang sama, Ustadz Hafiz Salim memaparkan tiga pilar utama dalam menyambut tahun baru, yakni hijrah, muhasabah, dan istiqamah. Ia menjelaskan bahwa hijrah merupakan langkah meninggalkan kebiasaan buruk, muhasabah sebagai sarana introspeksi atas perbuatan masa lalu, dan istiqamah sebagai komitmen menjaga konsistensi dalam kebaikan.

“Mari jadikan 1 Muharram 1448 H sebagai titik awal perubahan. Berhijrah dari keburukan menuju kebaikan, dari kelalaian menuju ketaatan, serta terus istiqamah dalam menjalankan perintah Allah SWT,” tegas dai yang dikenal luas melalui perannya dalam sinetron Si Entong tersebut.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Padang ini berlangsung khidmat. Selain sebagai ajang syiar, acara ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat Kota Padang.