EkonomiRanah

DPR Dorong Pemerintah Genjot Produksi Minyak Manfaatkan Penurunan Harga Global

54
×

DPR Dorong Pemerintah Genjot Produksi Minyak Manfaatkan Penurunan Harga Global

Sebarkan artikel ini
manfaatkan-stabilitas-harga-global,-dpr-dorong-peningkatan-produksi-minyak-nasional
Manfaatkan Stabilitas Harga Global, DPR Dorong Peningkatan Produksi Minyak Nasional

Pekanbaru – Pemerintah didorong untuk memanfaatkan momentum penurunan harga minyak dunia guna memperkuat stabilitas ekonomi nasional. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, menilai tren positif ini menjadi peluang strategis untuk meredam tekanan fiskal yang selama ini membebani negara.

Meredanya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Selat Hormuz menjadi katalis utama di balik melandainya harga komoditas energi global. Sebelumnya, eskalasi konflik di wilayah tersebut sempat memicu lonjakan harga minyak yang berimbas langsung pada kenaikan harga bahan bakar non-subsidi di dalam negeri.

“Dengan perkembangan di Selat Hormuz, tentunya kita harapkan bisa segera ada dampaknya kepada energi nasional. Kita lihat harga minyak juga sudah menurun, itu berita yang baik,” ujar Adisatrya di sela kunjungan kerjanya di Pekanbaru, Riau, Kamis (18/6/2026).

Meski pasar global menunjukkan tren positif, Adisatrya mengingatkan agar pemerintah tidak lengah. Ia menekankan pentingnya optimalisasi produksi minyak atau lifting domestik sebagai langkah mitigasi jangka panjang. Sinergi antara pemanfaatan harga internasional yang stabil dan peningkatan produksi dalam negeri diyakini menjadi kunci untuk memperkokoh fondasi fiskal negara.

“Dengan turunnya harga minyak dan lifting yang bisa tercapai bagus, mudah-mudahan ini bisa membantu fiskal kita yang sekarang kita ketahui bersama banyak tekanan karena faktor-faktor luar,” imbuhnya.

Ke depan, pemerintah diharapkan terus menggenjot produksi minyak nasional demi meningkatkan daya tahan ekonomi terhadap dinamika pasar global yang sulit diprediksi. Stabilitas energi yang berkelanjutan bagi masyarakat pun sangat bergantung pada keberlanjutan hubungan diplomatik antarnegara yang kondusif di masa mendatang.