PemerintahanRanah

Agam-IKB Pekanbaru Satukan Suara: Assaat Layak Jadi Pahlawan

225
×

Agam-IKB Pekanbaru Satukan Suara: Assaat Layak Jadi Pahlawan

Sebarkan artikel ini
usulkan-mr-assaat-dt.-mudo-jadi-pahlawan-nasional,-pemkab-agam-bersinergi-bersama-ikb-pekanbaru
Usulkan Mr Assaat Dt. Mudo Jadi Pahlawan Nasional, Pemkab Agam Bersinergi Bersama IKB Pekanbaru

Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam siap mendukung penuh pengusulan Mr. Assaat Dt. Mudo sebagai pahlawan nasional. Pemkab akan berkolaborasi dengan tokoh masyarakat Banuhampu untuk mewujudkan hal tersebut.

Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan komitmen ini saat menerima audiensi dari Ikatan Keluarga Banuhampu (IKB) Pekanbaru, Riau, Jumat (31/10).

“Kita sangat mendukung inisiatif IKB untuk mengusulkan Mr. Assaat Dt. Mudo menjadi pahlawan nasional,” kata Benni Warlis.

Menurutnya, Agam memiliki rekam jejak yang baik dalam menghasilkan pahlawan nasional. Bahkan, jumlah pahlawan nasional dari Agam tercatat sebagai yang terbanyak di Sumatera Barat.

“Ini menunjukkan ketokohan warga Agam di tingkat nasional tidak diragukan lagi,” ujarnya. “Kini kita juga akan berupaya agar Mr. Assaat dapat meraih gelar pahlawan nasional.”

Bupati berharap IKB segera menyiapkan dokumen pendukung sesuai ketentuan undang-undang. Hal ini penting agar proses pengusulan dapat diterima pemerintah pusat.

Siapakah Mr. Assaat Dt. Mudo? Beliau adalah sosok penting dalam sejarah perjuangan bangsa. Ia merupakan pejuang kemerdekaan yang pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia sementara pada masa pemerintahan Republik Indonesia Serikat (RIS).

Mr. Assaat Dt. Mudo lahir di Banuhampu, Agam, pada 18 September 1904. Ia menjabat sebagai presiden sementara dari 27 Desember 1949 hingga 15 Agustus 1950, saat berkedudukan di Yogyakarta.