EkonomiRanah

Digitalisasi Pacu Laba: Bisnis Adaptasi, Profit Meningkat

173
×

Digitalisasi Pacu Laba: Bisnis Adaptasi, Profit Meningkat

Sebarkan artikel ini
ekosistem-digital-jadi-kunci-profitabilitas
Ekosistem Digital Jadi Kunci Profitabilitas

Jakarta – PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) mencetak kinerja gemilang. Laba bersih bank digital ini melonjak lebih dari 100 kali lipat pada kuartal III 2025.

BNC berhasil meraup laba bersih sebesar Rp187,95 miliar pada kuartal tersebut.

Secara kumulatif, laba bersih BNC hingga akhir September 2025 mencapai Rp464 miliar. Angka ini melesat jauh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp4,06 miliar.

Direktur Utama BNC, Eri Budiono, menyatakan bahwa capaian ini adalah bukti nyata dari efektivitas strategi perusahaan.

“Capaian kuartal ketiga ini menunjukkan efektivitas strategi kami dalam mengelola pertumbuhan secara cerdas dan menghasilkan laba yang berkesinambungan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (31/10/2025).

Peningkatan profitabilitas ini ditopang oleh perbaikan kualitas aset. Rasio kredit bermasalah (NPL) gross berhasil ditekan dari 3,72 persen pada September 2024 menjadi 2,92 persen di akhir kuartal III 2025.

Efisiensi operasional juga menunjukkan perbaikan signifikan. Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) turun menjadi 82,81 persen dari sebelumnya 99,88 persen.

BNC terus memperkuat ekosistem digitalnya dengan memperluas layanan, mengembangkan produk baru, dan menjalin kemitraan. Salah satu inovasi terbaru adalah Tabungan Neo Green, yang mengajak nasabah untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.

Eri menekankan pentingnya digitalisasi dalam menjaga profitabilitas dan pertumbuhan aset. “Digitalisasi memungkinkan bank dapat beroperasi secara lebih efisien dan terukur,” jelasnya.

Sebagai informasi tambahan, Bank Indonesia (BI) mencatat total pengguna QRIS mencapai 58 juta dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,9 kuadriliun.