Jakarta – Dalam perkembangan terbaru, Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Airlangga Hartarto, mengungkap adanya pembicaraan mengenai potensi bergabungnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke dalam pemerintahan mendatang.
Menurut Airlangga, diskusi internal telah dilakukan di antara partai-partai yang mengusung Prabowo-Gibran. Kehadiran Plt Ketua Umum PPP Mardiono dalam acara halalbihalal Partai Golkar pada Senin (15/4) juga ditafsirkan sebagai sinyal kuat kemungkina tersebut.
“Bapak Mardiono cukup sering hadir dalam kegiatan-kegiatan Partai Golkar, meskipun PPP merupakan partai pendukung paslon Ganjar-Mahfud. Hal ini menunjukkan adanya jalinan komunikasi yang hangat,” ujar Airlangga pada Selasa (16/4).
Sementara itu, Mardiono membenarkan kehadirannya di DPP Partai Golkar untuk memenuhi undangan langsung dari Airlangga. “Kami hadir untuk silaturahmi dan bermaaf-maafan,” kata Mardiono.
Namun, saat ditanya apakah kehadirannya menandakan kesiapan PPP untuk bergabung dengan koalisi Prabowo-Gibran, Mardiono hanya tertawa. “Kita lihat saja nanti. Yang terpenting, kami hadir atas undangan untuk acara halalbihalal,” tuturnya.
Mardiono menekankan belum ada tawaran resmi bagi PPP untuk bergabung dalam kabinet Prabowo-Gibran. “Namun, segala kemungkinan masih terbuka dan akan dipertimbangkan jika ada tawaran resmi,” pungkasnya.






