Makkah – Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, terjun langsung memantau prosesi keberangkatan jemaah haji Indonesia menuju Arafah dari Al Jabri Hotel, Sektor 8 Misfalah, Makkah, Senin (25/5/2026). Kehadirannya di tengah jemaah bertujuan memastikan seluruh rangkaian puncak ibadah haji berjalan lancar dan tertib.
Di sela-sela agenda pengawasan, suasana sempat mencair saat seorang jemaah menghampiri Rieke untuk menyampaikan permohonan maaf. Jemaah tersebut mengaku kerap melontarkan candaan yang mengaitkan Rieke dengan peran ikoniknya sebagai “Oneng”.
Menanggapi hal tersebut, politisi PDI-Perjuangan ini merespons dengan tawa lepas. “Ini ada yang minta maaf karena sering menghujat aku ‘oon’ (Oneng). Menghujat aku Oneng, jadi dia minta maaf,” ungkapnya.
Rieke menyambut permintaan maaf itu dengan santai. Ia bahkan melontarkan candaan balasan yang memancing tawa jemaah di sekitarnya. “Aku maafin! Semoga dalam perjalanan Arafah, Muzdalifah, dan Mina enggak ada yang oon jemaahnya, ya,” selorohnya.
Meski diselingi interaksi jenaka, Rieke tetap menjalankan tugas pengawasan dengan penuh tanggung jawab. Melalui inisiatif #KawalJemaahHaji2026, ia aktif mendampingi jemaah, termasuk memimpin pembacaan selawat, surah Al-Fatihah, hingga kalimat talbiyah bersama rombongan jemaah wanita di tengah teriknya cuaca Makkah.
Ia berharap seluruh jemaah haji Indonesia senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntaskan rangkaian ibadah. Selain itu, Rieke memberikan apresiasi kepada para petugas lapangan yang terus menjaga koordinasi demi kenyamanan jemaah.
“Mohon doanya Indonesia, semoga jemaah Indonesia semuanya dilancarkan ya Allah. Diberikan kesehatan semuanya di perjalanan, langkah menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Insyaallah semua rangkaian berjalan baik dengan cuaca yang cukup terik tapi insyaallah nikmat dari Allah semua dilancarkan,” tuturnya.
Sebelum melanjutkan agenda pengawasan, Rieke kembali memimpin jemaah melantunkan kalimat talbiyah, “Labaikallahumma labaik, labaika laa syarika laka labaik…” sebagai simbol kesiapan jemaah memasuki puncak ibadah haji.






