Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh genjot kinerja aparatur sipil negara (ASN) mulai tahun 2026. Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menekankan pentingnya penguatan konsolidasi internal. Ia juga menyerukan peningkatan kinerja seluruh ASN di lingkungan Pemko Payakumbuh.
“Awal tahun harus kita jadikan momen evaluasi, memperkuat inovasi, dan mempererat kolaborasi lintas perangkat daerah,” tegas Zulmaeta saat memimpin apel bersama ASN di Balai Kota Payakumbuh, Senin (05/01/2026).
Zulmaeta mengingatkan agar ASN bekerja lebih terarah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara program daerah dan agenda nasional, selaras dengan visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.
Delapan misi pembangunan nasional, menurutnya, harus diterjemahkan dalam setiap kebijakan dan program di tingkat daerah.
“Setiap tugas, kewenangan, dan tanggung jawab di daerah harus mendukung arah pembangunan nasional tersebut,” ujarnya.
Pemko Payakumbuh berkomitmen mengelola ASN secara profesional, berbasis kinerja, dan berorientasi pada hasil.
Zulmaeta mengingatkan peran strategis ASN sebagai pelaksana kebijakan, pelayan masyarakat, dan perekat persatuan bangsa.
“Kejujuran, loyalitas, profesionalitas, dan disiplin harus menjadi nilai yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas ASN,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Pemko Payakumbuh memberikan penghargaan kepada ASN berprestasi.
Untuk kategori Pejabat Administrator, Rajman Sunardi (Dinas PUPR) meraih Terbaik I, Syafrianto (Dinas Kominfo) Terbaik II, dan Betri Yetti (Dinas P3AP2KB) Terbaik III.
Sementara pada kategori Pejabat Fungsional, Robby Hafanos (Bappeda) meraih Terbaik I, Defi Marlitra (Dinas Pendidikan) Terbaik II, dan Bayu Destriawan (Dinas Pendidikan) Terbaik III.






