Ranah

ASN Solok Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir

250
×

ASN Solok Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini
peringati-hari-korpri-ke-54,-asn-kota-solok-gelar-aksi-gotong-royong-bersihkan-rumah-warga-dan-fasilitas-umum-pasca-banjir
Peringati Hari Korpri ke-54, ASN Kota Solok Gelar Aksi Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga dan Fasilitas Umum Pasca Banjir

Solok – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Solok bahu-membahu membantu warga yang terdampak banjir, Senin (1/12/2025). Aksi gotong royong ini dilakukan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Korpri ke-54. Ini menjadi wujud kepedulian ASN terhadap masyarakat yang tengah berjuang memulihkan diri pascabencana.

Sebelum terjun ke lapangan, para ASN mengikuti Apel Gabungan Korpri Peduli Bencana Kota Solok. Wali Kota Solok membacakan sambutan Ketua Umum Korpri.

Wali Kota juga menyampaikan duka dan keprihatinan atas banjir yang melanda kota. Bencana ini mengakibatkan ribuan warga terdampak dan merusak fasilitas umum.

“Pasca apel, kita langsung menyebar ke sejumlah titik terdampak sesuai pembagian wilayah dengan berbekal peralatan kebersihan,” ujar Wali Kota.

Alat berat, mobil damkar, dan truk sampah disiagakan untuk mendukung kegiatan bersih-bersih ini.

ASN dari berbagai OPD bahu-membahu mengangkat lumpur, membersihkan sampah, dan membantu warga menata kembali rumah mereka.

Sekretaris Daerah Kota Solok mengapresiasi semangat para ASN. “Peringatan Hari Korpri bukan hanya seremonial, tetapi momentum memperkuat semangat pengabdian,” katanya.

Warga setempat mengaku sangat terbantu, terutama lansia dan keluarga yang rumahnya rusak. Selain pembersihan, tim ASN juga melakukan penyemprotan disinfektan dan mengatur drainase sementara.

Kegiatan gotong royong ini ditutup dengan pembagian bantuan berupa alat kebersihan, air bersih, dan kebutuhan dasar. Pemerintah Kota Solok berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga kondisi pulih sepenuhnya.

Berdasarkan data terbaru dari PUSDALOPS Kota Solok, banjir berdampak pada 2.978 KK atau 9.375 jiwa di sembilan kelurahan. Sebanyak 2.233 unit rumah terdampak.

Tragisnya, seorang anak berusia 3 tahun dari Kelurahan Tanah Garam meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang.

Sektor pendidikan juga mengalami kerusakan, dengan 16 sekolah terdampak langsung dan 32 sekolah terdampak tidak langsung. Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp 15,2 miliar.

Sektor peternakan dan perikanan juga mengalami kerugian. Tercatat 18 ekor sapi, 62 ekor kambing, dan 50 ekor itik terdampak. Sebanyak 1.200 ekor ayam mati.

Kerugian sektor perikanan ditaksir mencapai Rp135,4 juta. Beberapa laydam dan jembatan juga mengalami kerusakan.

Masyarakat terus membersihkan sisa lumpur dan air di pemukiman mereka. ASN Kota Solok turut membantu, terutama di lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan parah.

Semangat kebersamaan dalam rangka Hari Korpri ke-54 ini menjadi bukti nyata pengabdian ASN Kota Solok bagi masyarakat.