Padang – Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Saleh, memberikan dukungan penuh atas langkah tegas Pertamina yang menjatuhkan sanksi kepada 31 SPBU di Sumatra Barat.
Tindakan disipliner tersebut merupakan respons atas terbuktinya pelanggaran dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah tersebut.
Rahmat menilai kebijakan ini sebagai wujud nyata keberpihakan negara dalam melindungi hak masyarakat kecil untuk mendapatkan energi yang terjangkau.
“Subsidi BBM adalah hak masyarakat kecil, jangan ada pihak yang meraup keuntungan di atas penderitaan rakyat,” tegas Rahmat di Padang, Minggu (13/9/2026).
Legislator tersebut berkomitmen bahwa DPR akan terus mengawal kebijakan energi agar tetap tepat sasaran sekaligus menutup celah bagi oknum yang mencari keuntungan pribadi.
Ia memandang penindakan terhadap SPBU nakal bukan sekadar urusan administratif, melainkan tanggung jawab negara dalam menegakkan keadilan sosial.
Setiap pelanggaran distribusi BBM bersubsidi harus disikapi dengan serius karena menyangkut hajat hidup orang banyak.
“Kalau distribusi tidak diawasi ketat, rakyat yang paling menderita, karena itu penindakan harus konsisten dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Rahmat memperingatkan bahwa penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat memicu efek domino yang merugikan masyarakat luas.
Dampak negatif tersebut mencakup kelangkaan pasokan, antrean panjang di SPBU, hingga lonjakan beban ekonomi bagi warga.
“Kita tidak boleh membiarkan subsidi bocor, negara harus hadir memastikan energi terjangkau bagi rakyat yang membutuhkan dan berhak,” tandasnya.
Ia memberikan apresiasi tinggi kepada Pertamina yang berani menerapkan sanksi berat, mulai dari penghentian pasokan hingga pencabutan izin operasional.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah dan BUMN energi tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran yang merugikan publik.
Rahmat turut mendorong penguatan kolaborasi antara Hiswana Migas dan pemerintah daerah dalam memperketat pengawasan di lapangan.
Sinergi lintas sektor ini dianggap krusial untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak.
“Kami di DPR mendukung penuh kerja sama ini agar subsidi energi tidak bocor dan benar-benar berpihak pada rakyat,” pungkasnya.






