Jakarta – PT Bakrie Toll Indonesia (BTI), anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), resmi mengakuisisi PT Cimanggis Cibitung Tollways.
Nilai transaksi pengambilalihan ini mencapai Rp 3,5 triliun.
BTI mengambil alih 90 persen saham PT Cimanggis Cibitung Tollways dari dua anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk, yaitu PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan PT Waskita Toll Road.
Sekretaris Perusahaan BNBR, Christofer A. Uktolsela, mengatakan akuisisi ini merupakan peluang strategis bagi perseroan.
PT Cimanggis Cibitung Tollways mengelola ruas tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 26,1 kilometer.
Masa konsesi jalan tol ini berlaku selama 45 tahun, hingga Agustus 2061.
“Adanya peluang strategis bagi Perseroan untuk mengakuisisi seluruh kepemilikan saham,” ujar Christofer dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (28/11/2025).
Christofer menambahkan, akuisisi ini bertujuan memperkuat posisi BNBR di sektor infrastruktur nasional.
Langkah ini sejalan dengan bisnis perseroan dalam pengembangan infrastruktur dan manufaktur.
Sebelumnya, Grup Bakrie telah memiliki 10 persen saham di PT Cimanggis Cibitung Tollways.
Dengan kepemilikan 100 persen saham, perseroan berharap dapat mengoptimalkan sinergi usaha dan mengontrol operasional jalan tol.
“Serta mendorong kontribusi pendapatan yang berkelanjutan dan signifikan terhadap kinerja konsolidasian perseroan ke depan,” imbuh Christofer.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menjelaskan bahwa divestasi ini merupakan bagian dari restrukturisasi dan transformasi bisnis.
Waskita Karya akan fokus pada bisnis inti sebagai kontraktor murni.
“Dana hasil divestasi akan menambah likuiditas sekaligus arus kas bagi operasional perusahaan dan menunjukkan komitmen Perseroan untuk menyelesaikan kewajiban kepada kreditur,” pungkas Ermy.






