Jakarta – Kabar baik bagi penggemar film! Jaringan bioskop CGV Cinemas, yang dikelola oleh PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), baru saja memperpanjang jatuh tempo pinjaman senilai Rp 90 miliar dari PT KB Bank Bukopin Tbk.
Perpanjangan ini merupakan yang ketiga kalinya sejak perjanjian pinjaman awal disepakati pada 24 November 2022.
Menurut Sekretaris Perusahaan BLTZ, Rozaksan Rinota, perpanjangan ini berlaku selama satu tahun, hingga 25 November 2025.
“Memperpanjang jatuh tempo atas Perjanjian Pinjaman selama 1 tahun sampai dengan tanggal 25 November 2025,” ungkap Rozaksan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/11/2025).
Langkah ini diambil untuk mendukung kegiatan usaha utama CGV Cinemas dan memenuhi kebutuhan modal kerja.
Hingga 30 September 2025, CGV Cinemas berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 28,7 miliar.
Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di BEI pada Selasa (28/10/2025), emiten berkode saham BLTZ ini membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 922,2 miliar.
Pendapatan tersebut berasal dari bisnis bioskop sebesar Rp 575 miliar, makanan dan minuman Rp 293 miliar, serta acara dan iklan Rp 52,7 miliar.
Per 30 September 2025, total aset CGV Cinemas tercatat sebesar Rp 1,8 triliun, dengan total liabilitas sebesar Rp 1,4 triliun dan ekuitas sebesar Rp 416 miliar.
Sebelumnya, pada Juni 2025, CGV juga telah memperoleh fasilitas kredit sebesar Rp 264 miliar dari Bank Bukopin dengan jangka waktu satu tahun hingga 26 Juni 2026.






