Palembang – Bank Sumsel Babel (BSB) akan membagikan dividen senilai Rp302,9 miliar kepada para pemegang saham.
Pembagian dividen ini berasal dari laba bersih tahun buku 2025.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang berlangsung di Hotel Novotel Palembang, Kamis (12/2/2026).
Pada tahun 2025, BSB mencatatkan laba bersih sebesar Rp504,9 miliar.
Seluruh pemegang saham BSB menghadiri RUPS Tahunan ini.
Kinerja keuangan BSB menunjukkan pertumbuhan yang solid.
Laba bersih tahun berjalan meningkat signifikan menjadi Rp504.999.167.447, dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar Rp475.801.378.843.
Stabilitas keuangan bank tercermin dari rasio-rasio utama yang sehat.
Capital Adequacy Ratio (KPMM) berada di level 23,68 persen, Non-Performing Loan (NPL) net sebesar 0,72 persen, dan Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat 84,32 persen.
Dari sisi profitabilitas, Net Interest Margin (NIM) BSB mencapai 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen.
PEFINDO memberikan rating idA+/Stable (Single A Plus; Stable Outlook) kepada Bank Sumsel Babel untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026.
Peringkat ini mencerminkan kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang.
Selain kinerja finansial, Bank Sumsel Babel juga aktif dalam program tanggung jawab sosial perusahaan.
Program tersebut meliputi Pasar Murah untuk menekan inflasi dan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
Bank Sumsel Babel berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kualitas layanan, dan berperan sebagai mitra utama pembangunan ekonomi daerah.






