Ranah

BBPOM dan Pemko Padang Awasi Ketat Pangan Ramadan

130
×

BBPOM dan Pemko Padang Awasi Ketat Pangan Ramadan

Sebarkan artikel ini
bbpom-dan-pemko-padang-intensifkan-pengawasan-pangan-ramadan
BBPOM dan Pemko Padang Intensifkan Pengawasan Pangan Ramadan

Padang – Pemerintah Kota Padang bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) gencar melakukan pengawasan keamanan pangan di Pasar Pabukoan selama bulan Ramadan. Langkah ini diambil untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya makanan yang tidak memenuhi standar.

Kamis (26/2/2026), Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, bersama Kepala BBPOM di Padang, Martin Suhendri, langsung turun ke Pasar Pabukoan Imam Bonjol. Mereka memastikan keamanan makanan dan minuman siap saji yang dijajakan.

Petugas BBPOM mengambil sampel makanan untuk diuji di mobil laboratorium keliling. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi pedagang dan masyarakat tentang pentingnya keamanan pangan.

Kepala BBPOM di Padang, Martin Suhendri, menyatakan bahwa pengawasan serupa telah dilakukan di sejumlah kota dan kabupaten dengan hasil yang menggembirakan.

Selama Ramadan, BBPOM menargetkan 20-25 sampel pangan di Kota Padang, terutama makanan siap saji dan takjil.

Martin mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa) sebelum membeli makanan olahan.

Ia juga memberikan contoh ciri-ciri makanan yang patut dicurigai mengandung bahan berbahaya. “Mie atau ikan yang tidak dihinggapi lalat bisa jadi mengandung formalin. Makanan yang terlalu kenyal seperti karet mungkin mengandung boraks, dan kerupuk berwarna merah muda mencolok bisa mengandung pewarna tekstil Rhodamin B,” tegasnya.

Menjelang Lebaran, BBPOM akan melakukan pengawasan khusus terhadap paket parcel untuk mencegah produk kedaluwarsa masuk ke dalamnya.

“Kami mengimbau pelaku usaha memastikan setiap produk dalam parcel memiliki masa kedaluwarsa minimal tiga minggu setelah Hari Raya Idulfitri,” jelas Martin.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengapresiasi langkah proaktif BBPOM dalam pengawasan pangan selama Ramadan. Ia menilai kehadiran petugas memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Kehadiran petugas di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat membeli takjil dan kebutuhan Lebaran memberikan rasa aman bagi konsumen,” kata Maigus.

Maigus mengajak pedagang untuk terus menjaga kualitas dan keamanan produk yang dijual. “Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat. Kita ingin memastikan warga merasa aman menikmati hidangan, terutama selama Ramadan hingga menjelang Lebaran,” pungkasnya.