Ranah

BI Pangkas Proyeksi, Sumbar Andalkan Sektor Ekonomi Baru

239
×

BI Pangkas Proyeksi, Sumbar Andalkan Sektor Ekonomi Baru

Share this article
bi-revisi-target,-sumbar-genjot-sektor-baru-pacu-ekonomi
BI Revisi Target, Sumbar Genjot Sektor Baru Pacu Ekonomi

Padang – Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat (Sumbar) pada 2026 akan berada di angka 4 persen.

Proyeksi ini jauh di bawah target yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni sebesar 5,7 persen.

Kepala BI Sumbar, Mohamad Abdul Madjid Ikram, menilai target pemerintah pusat terlalu berat untuk dicapai.

“Kita ditargetkan oleh pemerintah pusat untuk tumbuh 5,7 persen pada 2026. Tapi saya kira ini sangat berat,” ujarnya saat Dialog Ekonomi Sumbar, Senin (19/1/2026).

Madjid menekankan pentingnya diversifikasi ekonomi di Sumbar dengan mendorong pengembangan sektor usaha baru.

Ia melihat sektor kesehatan memiliki potensi besar, baik dari sisi layanan maupun sumber daya pendukung.

Selain itu, peluang juga terbuka pada bisnis data center dan pengolahan sampah berbasis waste to energy.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Sumbar pada 2025 diperkirakan berada di kisaran 3,33 hingga 4,13 persen.

BI menilai capaian ini belum cukup kuat untuk mengejar target pertumbuhan di tahun berikutnya.

BI Sumbar akan fokus pada pemulihan ekonomi daerah, terutama sektor UMKM dan pertanian yang terdampak bencana alam.

“Ternyata bencana ini berdampak cukup besar terhadap UMKM dan pertanian. Karena salah satu tugas BI adalah pengendalian harga pangan, mau tidak mau kita harus mendorong peningkatan produksi pangan,” pungkas Madjid.