Ranah

BRI Salurkan Dana Infrastruktur Lewat KIK EBA Syariah

272
×

BRI Salurkan Dana Infrastruktur Lewat KIK EBA Syariah

Sebarkan artikel ini
bri-manajemen-investasi-perkuat-pembiayaan-infrastruktur-lewat-kik-eba-syariah
BRI Manajemen Investasi Perkuat Pembiayaan Infrastruktur Lewat KIK EBA Syariah

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menorehkan prestasi. Anak usahanya, PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI), meluncurkan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset Syariah (KIK EBA Syariah) pertama di Indonesia.

Peluncuran ini menjadi tonggak sejarah di Bursa Efek Indonesia (BEI).

KIK EBA Syariah ini memiliki nilai penerbitan mencapai Rp1,95 triliun. Pefindo memberikan peringkat AAA untuk instrumen investasi ini.

Produk bernama KIK EBA Syariah BRI-MI Jakarta Lingkar Barat Satu (BJLB1) ini menjadi inovasi penting dalam industri keuangan syariah nasional. Pencatatan dilakukan pada Senin, 10 November 2025.

Direktur Utama BRI Manajemen Investasi, Tina Meilina, menyebut pencatatan ini sebagai langkah strategis memperkuat instrumen syariah domestik.

“Pencatatan KIK EBA Syariah BRI-MI JLB membuktikan bahwa prinsip Syariah, transparansi, dan nilai ekonomi dapat berjalan bersama dalam investasi yang kredibel,” ujarnya.

Tina berharap momentum ini mempercepat pertumbuhan keuangan syariah di Indonesia.

Wakil Direktur Utama BRI, Agus Noorsanto, menekankan sinergi antarperusahaan anak BRI penting dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan.

“Sinergi dengan perusahaan anak memperkuat BRI sebagai satu kesatuan untuk memberikan layanan keuangan menyeluruh,” jelasnya.

Hingga akhir triwulan III 2025, sepuluh perusahaan anak BRI mencatatkan kinerja positif dengan pertumbuhan aset 15,0 persen YoY menjadi Rp244,5 triliun. Laba bersih perusahaan anak tumbuh 27,6 persen YoY mencapai Rp8,2 triliun.

Pencatatan KIK EBA Syariah ini dinilai sebagai langkah penting memperkuat ekosistem investasi syariah nasional. Sekaligus terobosan mendukung pembangunan infrastruktur melalui mekanisme pasar modal yang lebih inklusif.