Kamang Magek – Sebanyak 43 pangulu dari empat pasukuan di Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, resmi mengemban amanah baru setelah dikukuhkan dalam prosesi Alek Nagari Batagak Pangulu, Senin (15/6). Perhelatan adat ini melibatkan perwakilan dari Suku Koto, Suku Jambak, Suku IV Ibu, dan Suku Sikumbang sebagai upaya nyata melestarikan warisan budaya Minangkabau.
Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, M.M., Dt. Tan Batuah, yang hadir langsung di Kantor Nagari Kamang Hilia, menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni belaka. Ia memandang prosesi tersebut sebagai penyerahan tanggung jawab besar bagi para datuak untuk memajukan kaum serta masyarakat luas.
“Hari ini menjadi momentum bersejarah bagi Nagari Kamang Hilia. Pengangkatan pangulu merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan kaum dan masyarakat,” ujar Benni Warlis di sela-sela prosesi.
Dalam arahannya, Benni menekankan peran strategis pangulu sebagai pemimpin kaum, penjaga marwah adat, sekaligus pembimbing bagi anak kemenakan. Ia berharap para datuak yang baru dikukuhkan mampu menjadi perekat persatuan dengan senantiasa berpegang teguh pada prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Integritas menjadi poin penting yang ditekankan Bupati. Para pangulu diminta untuk tampil sebagai teladan yang arif, bijaksana, dan adil dalam menengahi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Menjaga identitas Minangkabau melalui penguatan nilai-nilai adat dianggap sebagai kewajiban utama yang harus diemban dengan penuh dedikasi.
Semangat kebersamaan dalam perhelatan ini tercermin melalui tema “Mambangkik Batang Tarandam, Nan Jauah Jadi Dakek, Nan Dakek Jadi Tambah Rapek.” Tema tersebut menjadi landasan untuk membangkitkan kembali nilai-nilai luhur, mempererat silaturahmi, serta memperkokoh solidaritas antarwarga.
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat Nagari Kamang Hilia untuk memberikan dukungan penuh kepada para pangulu dalam membangun nagari yang aman, damai, dan bermartabat. Ia turut memanjatkan doa agar para pemimpin adat tersebut senantiasa diberikan kekuatan serta petunjuk dalam menjalankan tugas mulia mereka.






