PemerintahRanah

Bupati Dharmasraya Salurkan Bantuan Gizi untuk Cegah Stunting di Timpeh

73
×

Bupati Dharmasraya Salurkan Bantuan Gizi untuk Cegah Stunting di Timpeh

Sebarkan artikel ini

Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menginisiasi langkah progresif dalam menekan angka stunting melalui penyaluran bantuan paket permakanan tahap II bagi ibu hamil dan menyusui di Kecamatan Timpeh, Selasa (23/06/2026).

Program ini menjadi instrumen strategis daerah untuk menjamin asupan gizi optimal sejak masa kehamilan hingga enam bulan pascapersalinan.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan bahwa intervensi gizi harus dilakukan sedini mungkin.

Baginya, memberikan bantuan saat anak telah memasuki usia balita merupakan langkah yang terlambat.

“Penanganan stunting harus dimulai dari masa kehamilan. Perhatian terhadap kesehatan dan gizi ibu hamil menjadi sangat krusial,” ujar Annisa di sela-sela kegiatan.

Setiap penerima manfaat menerima bantuan senilai Rp3 juta yang disalurkan secara bertahap setiap bulan.

Saat ini, prioritas penyaluran menyasar keluarga dalam kategori desil 1 dan 2 berdasarkan data kesejahteraan masyarakat dari puskesmas setempat.

Annisa mengakui cakupan penerima saat ini masih terbatas akibat kendala anggaran.

“Target kami sebenarnya menjangkau keluarga desil 1 hingga desil 5. Namun, karena keterbatasan anggaran, kita mulai dari desil 1 dan 2 terlebih dahulu. Harapannya, tahun depan jangkauan program ini bisa diperluas,” ungkapnya.

Guna memastikan ketepatan sasaran, Bupati mengimbau masyarakat agar proaktif melaporkan kehamilan kepada perangkat nagari atau petugas kesehatan.

Langkah ini krusial untuk mempercepat proses pendataan dan verifikasi di lapangan.

Selain bantuan fisik, edukasi menjadi pilar utama dalam program ini. Annisa menginstruksikan kader Posyandu dan bidan desa untuk terus mendampingi para ibu terkait pola asuh dan pemenuhan gizi.

“Bantuan makanan penting, tetapi pengetahuan juga tidak kalah krusial. Posyandu harus terus memberikan edukasi agar ibu memahami kebutuhan gizi selama kehamilan dan masa tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial P3APPKB Dharmasraya, Martin Efendi, menyebut inisiatif ini sebagai terobosan unik di Sumatera Barat. Sebanyak 19 ibu hamil dan menyusui di Kecamatan Timpeh menjadi sasaran awal program tersebut.

“Sepengetahuan kami, program bantuan permakanan yang didanai langsung oleh pemerintah daerah ini merupakan satu-satunya di Sumatera Barat. Ini adalah bukti keseriusan Bupati dalam menekan angka stunting sejak dini,” ujar Martin.

Salah satu penerima manfaat, Titin, menyambut positif program tersebut.

Ia merasa terbantu dalam memenuhi kebutuhan nutrisi selama masa kehamilan dan menyusui.

“Bantuan ini sangat meringankan beban kami. Semoga program ini terus berlanjut dan manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak ibu di Dharmasraya,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memastikan program ini bersinergi dengan kebijakan nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan bantuan dari Kementerian Kesehatan, guna melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting.