Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyalurkan bantuan dana sebesar Rp6 juta kepada keluarga Syafrida, korban musibah kebakaran di Jorong Nusa Indah, Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, pada Sabtu (13/6/2026).
Dana yang disalurkan melalui program Baznas Tanggap Bencana (BTB) ini merupakan akumulasi zakat yang dihimpun dari aparatur sipil negara (ASN), personel TNI dan Polri, serta masyarakat umum. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban dua kepala keluarga dengan total tujuh jiwa yang kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu (27/5/2026) pagi, tepat setelah pelaksanaan Salat Iduladha.
Eka Putra menyampaikan rasa empati mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Syafrida. Ia berharap dukungan finansial tersebut dapat menjadi penguat bagi para korban untuk tetap tabah menghadapi masa sulit.
“Bantuan ini berasal dari zakat yang dihimpun Baznas Kabupaten Tanah Datar. Meski nilainya tidak seberapa, kami berharap ini dapat meringankan beban keluarga. Yakinlah, di balik setiap musibah pasti ada hikmah yang dapat dipetik,” ujar Eka Putra di sela kunjungannya.
Ketua Baznas Kabupaten Tanah Datar, Yasmansyah, menegaskan komitmen lembaganya dalam mengelola dana zakat secara amanah. Pihaknya berupaya memastikan setiap rupiah yang dipercayakan masyarakat tersalurkan tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan.
Langkah cepat pemerintah daerah dan Baznas ini mendapat apresiasi dari Wali Nagari Lubuk Jantan, Mukhlis. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang berduka dinilai memberikan dampak positif bagi pemulihan kondisi para korban.
Syafrida (82), selaku penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Baginya, dukungan tersebut menjadi suntikan semangat di tengah masa sulit yang harus dilalui keluarganya pasca-musibah.
Prosesi penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh Camat Lintau Buo Utara, jajaran pengurus Baznas Kabupaten Tanah Datar, perangkat Jorong Nusa Indah, serta masyarakat setempat.






