EkonomiRanah

Chandra Daya Investasi Mulai Alirkan Listrik dari PLTS

433
×

Chandra Daya Investasi Mulai Alirkan Listrik dari PLTS

Sebarkan artikel ini
chandra-daya-investasi-operasikan-plts-4,7-mwp
Chandra Daya Investasi Operasikan PLTS 4,7 MWp

Cilegon – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melalui anak usahanya, PT Krakatau Chandra Energi (KCE), meresmikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 4,7 Megawatt-peak (MWp).

PLTS ini akan mendukung kebutuhan listrik Kawasan Industri Krakatau di Cilegon, Banten.

Peresmian PLTS ini menandai komitmen perusahaan dalam mendukung energi bersih dan berkelanjutan.

Presiden Direktur CDIA, Fransiskus Ruly Aryawan, menyatakan pengoperasian PLTS ini adalah bagian dari komitmen perusahaan. Yaitu menyediakan infrastruktur energi yang efisien, bersih, dan berkelanjutan bagi sektor industri nasional.

“Proyek ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang CDI Group dalam memperkuat pilar energi melalui transisi energi baru dan terbarukan (EBT),” ujar Fransiskus, Selasa (25/11/2025).

PLTS ini telah mencapai Commercial Operation Date (COD) pada 17 November 2025, lebih cepat satu minggu dari target.

Dengan beroperasinya PLTS baru ini, total kapasitas terpasang PLTS Chandra Daya Investasi Group mencapai 11 MWp.

PLTS ini juga memperkuat posisi Kawasan Industri Krakatau sebagai kawasan industri strategis nasional.

Fransiskus menambahkan, PLTS ini menambah portofolio energi terbarukan CDI Group. Serta berkontribusi pada percepatan transisi energi di sektor industri nasional.

PLTS Ground-Mounted ini merupakan proyek strategis CDI Group yang mengoptimalkan pemanfaatan lahan. Caranya dengan mengubah 5 hektare area non-produktif menjadi aset energi hijau.

KCE akan terus memperluas portofolio energi terbarukan melalui pengembangan PLTS. Hal ini selaras dengan rencana CDI Group dalam mendorong transisi energi di sektor industri.

Dengan kapasitas 4,7 MWp, PLTS ini diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon hingga 5.086,74 ton CO2eq per tahun. Jumlah ini setara dengan penyerapan lebih dari 243 ribu pohon setiap tahunnya.

“Fasilitas ini dirancang untuk memiliki ketahanan operasional tinggi dan efisiensi energi yang optimal,” pungkas Fransiskus.

Teknologi panel surya dan inverter berstandar internasional yang digunakan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kebutuhan industri.