EkonomiRanah

Empat Perusahaan Investasi BUMN Melebur Bentuk PT Danantara Asset Management

49
×

Empat Perusahaan Investasi BUMN Melebur Bentuk PT Danantara Asset Management

Sebarkan artikel ini
empat-manajer-investasi-bumn-resmi-bergabung,-dony-oskaria-targetkan-jadi-global-player
Empat Manajer Investasi BUMN Resmi Bergabung, Dony Oskaria Targetkan Jadi Global Player

Jakarta – Empat perusahaan manajemen investasi milik negara resmi bergabung membentuk entitas baru bernama PT Danantara Asset Management (PT DAM).

Langkah konsolidasi ini disahkan melalui penandatanganan akta penggabungan pada Senin (28/9/2026).

Entitas yang melebur meliputi PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BNI Asset Management, PT BRI Manajemen Investasi, serta PT PNM Investment Management.

Inisiatif strategis ini digagas oleh Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) bersama Danantara Indonesia untuk merombak peta industri investasi nasional.

Penggabungan tersebut bertujuan mengintegrasikan kapabilitas, jaringan distribusi, dan keahlian teknis demi menciptakan institusi yang lebih kompetitif.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa aksi korporasi ini merupakan langkah awal dari transformasi besar.

Dony menekankan pentingnya penyelarasan visi dan budaya kerja agar seluruh elemen organisasi bergerak dalam irama yang seragam.

“Ini awal sebuah proses panjang yang akan kita lakukan; kita harus memiliki prinsip yang sama, mindset yang sama, tujuan yang sama, sehingga seluruh organisasi bergerak dalam arah yang sama,” ujar Dony.

Manajemen baru kini mengemban tugas untuk segera membangun sistem pengelolaan sumber daya manusia yang profesional dan berkeadilan.

Proses tersebut mencakup evaluasi jabatan, penentuan ukuran jabatan, penyusunan sistem grading, hingga penetapan matriks kompetensi yang transparan.

“Lakukan job evaluation, tentukan job sizing, bangun grading system, kompetency matrix, dan job requirement yang jelas sehingga semua orang diperlakukan secara fair,” instruksinya.

Selain pembenahan SDM, perusahaan hasil merger ini wajib mengadopsi teknologi mutakhir serta standar pengelolaan investasi berkelas dunia.

Dony optimistis PT DAM mampu bertransformasi menjadi pemain global dengan memanfaatkan kekuatan jaringan distribusi dan basis pasar domestik yang masif.

“Kita harus menjadi global player; kalau perusahaan asing bisa menjadi hebat, kita juga harus bisa menjadi hebat, apalagi kita memiliki jaringan distribusi yang sangat besar,” pungkasnya.

Pemerintah menaruh harapan besar agar konsolidasi ini melahirkan institusi investasi nasional yang tangguh di kancah regional maupun internasional.