Ranah

Dinas Pertanian Padang Gencarkan Vaksinasi Gratis Putus Rantai Penularan PMK

4
×

Dinas Pertanian Padang Gencarkan Vaksinasi Gratis Putus Rantai Penularan PMK

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-gencarkan-vaksinasi-pmk-gratis-untuk-lindungi-hewan-ternak
Pemko Padang Gencarkan Vaksinasi PMK Gratis untuk Lindungi Hewan Ternak

Padang – Dinas Pertanian Kota Padang memperketat pertahanan sektor peternakan melalui program vaksinasi gratis guna membendung transmisi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Langkah agresif ini menjadi benteng utama dalam melindungi populasi ternak lokal dari ancaman virus yang memiliki daya tular tinggi.

Kepala UPT Puskeswan Dinas Pertanian Kota Padang, drh. Yasir Irawan, menekankan bahwa virus PMK secara spesifik menyerang titik vital pada mulut dan kuku hewan.

Penyebaran penyakit ini didorong oleh tingginya mobilitas ternak antarwilayah, khususnya dari daerah pemasok seperti Kisaran dan Asahan di Sumatera Utara.

Kementerian Pertanian kini telah mengalokasikan 700 dosis vaksin yang siap disuntikkan secara cuma-cuma kepada para peternak.

Intervensi medis ini diprioritaskan bagi sapi, kerbau, kambing, dan domba yang memenuhi kriteria kesehatan prima serta telah melewati masa adaptasi lingkungan selama tujuh hari.

Syarat mutlak lainnya meliputi batasan usia minimal tiga bulan serta status hewan yang tidak dalam kondisi bunting.

Yasir menguraikan bahwa deteksi dini harus dilakukan peternak saat melihat tanda klinis seperti lepuh pada mulut, hipersalivasi, hingga luka pada celah kuku yang berpotensi membusuk.

Kewaspadaan tinggi menjadi harga mati bagi peternak untuk menghindari kerugian akibat tindakan potong paksa ternak yang terinfeksi parah.

Tren positif terlihat dari tingkat kesadaran peternak di Kota Padang yang terus menanjak sejak wabah pertama kali merebak pada 2022.

Saat ini, para peternak menunjukkan sikap kooperatif dan disiplin yang lebih ketat dalam mengelola sistem biosecurity di lingkungan kandang masing-masing.

Tim medis dari UPT Puskeswan dan Bidang Kesehatan Hewan terus menyiagakan personel untuk merespons cepat setiap laporan indikasi kasus dari masyarakat.

Pemerintah Kota Padang terus mengoptimalkan penanganan terpadu di lapangan sebagai upaya nyata meminimalisir dampak ekonomi bagi pelaku usaha peternakan.