Ranah

Dua Nyawa Melayang, Api Hanguskan Alai Parak Kopi

388
×

Dua Nyawa Melayang, Api Hanguskan Alai Parak Kopi

Sebarkan artikel ini
dua-meninggal-dalam-kebakaran-di-alai-parak-kopi-padang
Dua Meninggal dalam Kebakaran di Alai Parak Kopi Padang

Padang – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Banjir Kanal, Alai Parak Kopi, Padang Utara, Kota Padang, Selasa (4/11/2025) sore. Dua orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tragis ini.

Api dengan cepat melahap tiga petak bangunan semi permanen.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang menerima laporan kebakaran pada pukul 15.40 WIB.

Sebanyak lima unit armada dan 65 personel dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas tiba di lokasi pukul 15.52 WIB dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 16.45 WIB.

“Akses jalan yang sempit dan padatnya warga sempat menghambat proses pemadaman,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan.

Kebakaran ini menimpa bangunan semi permanen yang dihuni tiga kepala keluarga, dengan total sembilan jiwa.

Dua korban meninggal dunia teridentifikasi sebagai Inen Irawati (40) dan anaknya, Ravi (20).

“Korban ditemukan meninggal di dalam bangunan yang terbakar. Tujuh penghuni lainnya selamat,” jelas Budi Payan.

Api melahap tempat usaha tambal ban, jasa setrika, warung asinan dan sambal, serta tempat jahit pakaian. Tiga unit sepeda motor juga ikut menjadi korban amukan si jago merah.

Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp600 juta. Sementara itu, nilai bangunan dan barang yang berhasil diselamatkan diperkirakan sekitar Rp1 miliar.

Kebakaran ini menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi. Warga juga memadati area kejadian untuk menyaksikan proses pemadaman.

Petugas dari berbagai instansi seperti Polri, TNI, PMI, PLN, Dinas Kesehatan Kota Padang, Satpol PP, camat, dan lurah setempat turut membantu proses pemadaman.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim masih mengumpulkan keterangan saksi di lapangan,” pungkas Budi Payan.

Laporan awal kebakaran diterima dari Lurah Alai Parak Kopi, Afrimen, yang melihat api dan asap tebal dari salah satu bangunan.