Ranah

Faperta Unand Beraksi, Sentuh Puncak Lawang dengan Pengabdian

188
×

Faperta Unand Beraksi, Sentuh Puncak Lawang dengan Pengabdian

Sebarkan artikel ini
pengabdian-internasional-faperta-unand-di-puncak-lawang
Pengabdian Internasional Faperta Unand di Puncak Lawang

Agam – Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Unand) menggelar kegiatan pengabdian internasional di Dusun Puncak Lawang, Kabupaten Agam. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kontribusi akademik bagi pembangunan pertanian di daerah tersebut.

Acara yang digelar pada Minggu (23/11) ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis Fakultas Pertanian ke-71.

Tema yang diusung adalah ‘Smart Farming for Integrated Highland Coffee – Sugarcane Plantation in Puncak Lawang, Agam Regency’.

Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi Unand, dua pakar internasional dari Vietnam, serta sekitar 200 peserta dari berbagai perguruan tinggi.

Alumni Fakultas Pertanian Unand, tokoh masyarakat, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam juga hadir. Mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan ini.

Ketua IKA/Koordinator Lapangan, Ir Zola Pandu, menekankan pentingnya kolaborasi alumni, akademisi, dan pemerintah nagari. Tujuannya adalah membangun pertanian berbasis teknologi dan inovasi.

Wali Nagari Lawang, F Dt Rajo Bagindo, mengapresiasi kontribusi Fakultas Pertanian Unand dalam memperkuat kapasitas masyarakat dan kelompok tani.

Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir. Indra Dwipa, M.S., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi tridharma perguruan tinggi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan kawasan pertanian terintegrasi berbasis smart farming di Nagari Lawang.

Acara dilanjutkan dengan penyuluhan yang menghadirkan tiga narasumber internasional dan nasional.

Dede Suhendra, MP dari Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan Unand, memaparkan tentang budidaya kopi tebu berbasis smart farming.

Assoc. Prof. Dr. Le Khac Hoang dari Nong Lam University, Vietnam, membahas organisme pengganggu tanaman (OPT) pada kopi.

Assoc. Prof. Dr. Tran Thi Hoang Dong dari Hue University, Vietnam, memaparkan materi terkait OPT pada tanaman tebu.

Sesi penyuluhan berlangsung interaktif dengan dialog, tanya jawab, dan diskusi antara petani, akademisi, mahasiswa, serta narasumber internasional.

Agenda penting lainnya adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Pertanian Unand dan Pemerintah Nagari Lawang.

PKS ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mengembangkan model pertanian terintegrasi kopi tebu yang berkelanjutan.

Kerja sama ini juga mencakup pengembangan teknologi pertanian presisi, pelatihan teknis, serta peluang program magang dan penelitian mahasiswa.

Acara ditutup dengan makan siang bersama yang mempererat kolaborasi antar berbagai pihak.