Ranah

Gubernur Sumbar Optimalkan Peran Diaspora dalam Akselerasi Pembangunan Daerah

140
×

Gubernur Sumbar Optimalkan Peran Diaspora dalam Akselerasi Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
mahyeldi-dorong-kolaborasi-diaspora-dalam-rpjmd-sumbar-2025-2029
Mahyeldi Dorong Kolaborasi Diaspora dalam RPJMD Sumbar 2025-2029

Jakarta – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi mengintegrasikan peran diaspora Minang ke dalam kebijakan strategis pembangunan daerah untuk periode 2025-2029. Langkah ini diambil sebagai upaya mengakselerasi kemajuan daerah melalui kolaborasi erat antara perantau dan masyarakat di kampung halaman.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa keterlibatan para perantau merupakan energi vital dalam menutupi celah infrastruktur serta memperkuat sektor sosial ekonomi. Hal tersebut disampaikan dalam Forum Silaturahmi Minang Diaspora Network-Global (MDN-G) 2026 yang berlangsung di Auditorium Universitas YARSI, Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

“Potensi diaspora Minang sangat besar. Pengalaman, kapasitas, dan jejaring internasional yang mereka miliki adalah aset berharga untuk memperkuat kemandirian daerah kita,” ujar Mahyeldi di hadapan para peserta forum yang mengusung tema “Mufakat Ranah dan Rantau untuk Membangun Nagari-Menguatkan Jati Diri”.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, semangat gotong royong menjadi fondasi utama. Mahyeldi berharap sinergi ini mampu mendongkrak kualitas sumber daya manusia, menjaga ketahanan pangan, hingga memacu pertumbuhan ekonomi daerah secara holistik.

Selain agenda diskusi strategis, forum tersebut memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa bagi kemajuan Minangkabau. Sastrawan Taufiq Ismail dianugerahi penghargaan Lifetime Achievement atas dedikasi panjangnya di dunia sastra, sekaligus sebagai bentuk dukungan moral bagi pencalonan beliau dalam ajang Nobel Prize bidang sastra.

Penghargaan lainnya diberikan kepada Rais Yatim dan Buya Mas’oed Abidin atas kontribusi mereka dalam melestarikan literasi adat serta budaya. Sementara itu, apresiasi di bidang filantropi disematkan kepada Jurnalis Udin, Nurhayati Subakat, serta Yendra Fahmi atas kiprah nyata mereka dalam sektor pendidikan, sosial, dan pembangunan rumah ibadah.

Perhelatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli, serta Ketua Umum DPP Gebu Minang Oesman Sapta Odang. Jalannya diskusi dipimpin langsung oleh Presiden MDN-G Fasli Jalal dan Direktur Eksekutif MDN-G Burmalis Ilyas, yang juga dilengkapi dengan pameran literasi buku-buku Minangkabau sebagai upaya menjaga tradisi intelektual daerah.