Ranah

Gubernur Sumbar Sambut Kajati Baru di BIM

109
×

Gubernur Sumbar Sambut Kajati Baru di BIM

Share this article
gubernur-mahyeldi-sambut-kajati-sumbar-baru-dedie-tri-hariyadi-di-bim
Gubernur Mahyeldi Sambut Kajati Sumbar Baru Dedie Tri Hariyadi di BIM

Pariaman – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyambut langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar yang baru, Dedie Tri Hariyadi, di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Senin (4/5/2026). Kedatangan Dedie menandai dimulainya masa tugasnya di Sumbar setelah menggantikan Muhibuddin, yang kini menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Dedie datang ke Ranah Minang dengan pengalaman panjang di lingkungan Kejaksaan Agung. Sebelum dipercaya memimpin Kejati Sumbar, ia menjabat Direktur Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. Pengalaman itu dinilai menjadi bekal penting untuk menjalankan tugas barunya di daerah.

Penyambutan berlangsung hangat dan dihadiri jajaran lengkap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Sumbar. Mahyeldi turut didampingi Sekretaris Daerah, para pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar, serta unsur Kejaksaan Tinggi Sumbar.

Mahyeldi menilai kehadiran Forkopimda dalam penyambutan tersebut mencerminkan eratnya hubungan antarlembaga di Sumbar. Ia menyebut kebersamaan dan saling menghormati menjadi fondasi penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan sekaligus pelayanan publik di daerah.

“Selamat datang di Ranah Minang, Pak Kajati. Semoga kita bisa saling bersinergi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” kata Mahyeldi.

Dedie Tri Hariyadi menegaskan jabatan yang kini diembannya bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dijaga dengan integritas. Menurut dia, Kejaksaan harus mempertahankan kepercayaan publik melalui kerja yang profesional dan akuntabel.

“Ini bukan hanya jabatan, tetapi amanah untuk menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum,” tegas Dedie.

Ia juga menyoroti perlunya pembenahan internal di tubuh Kejaksaan. Dedie menilai tantangan penegakan hukum saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan langkah yang lebih tegas, progresif, dan terukur.

Karena itu, penguatan kelembagaan menjadi salah satu fokus utama selama masa kepemimpinannya. “Pembenahan dan penguatan institusi harus dilakukan secara serius agar Kejaksaan semakin responsif dan dipercaya publik,” ujarnya.

Lebih jauh, Dedie memastikan Kejati Sumbar akan bergerak lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan terbuka terhadap perubahan. Ia berharap pendekatan itu dapat membuat institusi yang dipimpinnya menghadirkan pelayanan hukum yang semakin berkualitas dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.