Ranah

Gubernur Tinjau Sungai, Percepat Solusi Krisis Air Padang

134
×

Gubernur Tinjau Sungai, Percepat Solusi Krisis Air Padang

Sebarkan artikel ini
tanpa-ragu,-gubernur-terobos-sungai-gunung-nago-demi-atasi-krisis-air
Tanpa Ragu, Gubernur Terobos Sungai Gunung Nago Demi Atasi Krisis Air

Padang – Krisis air bersih yang melanda Kota Padang mendorong Gubernur Sumatera Barat turun tangan langsung. Senin (26/1/2026), Gubernur meninjau upaya pembenahan aliran sungai dan pasokan air di Gunung Nago, Lambuang Bukik, Kecamatan Pauh.

Peninjauan ini merupakan respons cepat terhadap dampak kekeringan ekstrem yang dirasakan warga.

Gubernur memastikan perbaikan jalur sungai Batang Gunung Nago berjalan sesuai rencana.

Kunjungan lapangan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi dengan Pemerintah Kota Padang dan pihak terkait.

Gubernur ingin memastikan implementasi rencana yang telah disepakati bersama.

“Kondisi kekeringan air saat ini tergolong ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji,” ujar Gubernur.

Pemerintah mencatat, empat kecamatan di Kota Padang masih mengalami kekurangan air bersih, yaitu Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Padang Utara.

Saat ini, warga mengandalkan tandon air sebagai sumber utama kebutuhan sehari-hari.

Gubernur meninjau langsung sumber air bersih yang berpotensi dipasangi pipa untuk menyalurkan air ke tandon-tandon warga.

Selain meninjau aliran sungai, Gubernur juga melihat pembenahan saluran irigasi di kawasan SMA 9 Padang.

Gubernur berharap dukungan masyarakat untuk kelancaran penanganan masalah air bersih ini.

Sinergi antara Balai Wilayah Sungai, PSDA Provinsi, dan PUPR Kota Padang diharapkan dapat mengoptimalkan upaya tersebut.

Anggota DPRD Kota Padang Fraksi PKS, Rafdi, menjelaskan bahwa peninjauan ini adalah tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Wali Kota Padang dan pihak terkait.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan tentang penyediaan pompa, percepatan intake, dan penyelesaian jalur irigasi.

Gubernur juga menjajaki solusi jangka panjang dengan pemasangan pipa untuk menyalurkan air, seperti yang telah diterapkan di Agam.

Langkah ini diharapkan dapat mengatasi krisis air, terutama di wilayah Kuranji.

Gubernur dan rombongan menyusuri sungai dengan berjalan kaki untuk melihat langsung kondisi aliran sungai.

Pemerintah berharap pembenahan jalur sungai dan sumber air yang terdampak banjir sebelumnya dapat segera memulihkan pasokan air bersih bagi masyarakat.