Ranah

Gubernur, Wakil Walikota Hadiri Peringatan 1 Muharam di Ampangan

148
×

Gubernur, Wakil Walikota Hadiri Peringatan 1 Muharam di Ampangan

Share this article
1-muharam-di-kapalo-koto-ampangan,-dari-gubenur-sampai-wakil-walikota
1 Muharam di Kapalo Koto Ampangan, Dari Gubenur Sampai Wakil Walikota

Payakumbuh – Momentum peringatan 1 Muharam 1447 Hijriah di Masjid Makmur, Kapalo Koto Ampangan, Jumat (25/07/2025), dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait potensi wisata Bukik Batu Barigi. Harapan pengembangan objek wisata itu disampaikan langsung kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dan Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menyambut tahun baru Islam. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai momentum memperkuat nilai-nilai sosial dan budaya. “Semoga tahun baru ini menjadi awal bagi hari-hari yang lebih baik dan diridai Allah SWT,” kata Mahyeldi.

Mahyeldi juga menyinggung pentingnya menjaga tanah ulayat sebagai warisan adat Minangkabau. Ia menekankan agar masyarakat tidak terburu-buru menjual tanah, terutama kepada pihak luar yang tidak jelas. “Niniak mamak perlu mengingatkan anak kemenakan agar lebih berhati-hati dalam urusan tanah, karena ini berkaitan dengan masa depan generasi berikutnya,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan senilai Rp10 juta untuk Masjid Makmur.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran mengingat cuaca panas dan kemarau saat ini. “Banyak titik api yang muncul di sejumlah lokasi. Kami mengimbau warga untuk lebih berhati-hati, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan,” kata Elzadaswarman.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, YB. Dt. Parmato Alam, menyampaikan perhatian khusus diperlukan untuk Masjid Makmur yang berada di tepi jurang dan berisiko longsor, terutama saat musim hujan. “Kami berharap ada bantuan untuk pembangunan tebing penahan di sekitar masjid,” katanya.

Dt. Parmato Alam juga menyampaikan harapan masyarakat agar pemerintah membantu pengembangan objek wisata Bukik Batu Barigi yang saat ini sedang populer. Menurutnya, lokasi wisata yang dibangun secara swadaya itu masih memerlukan sarana dan prasarana penunjang.

Ia menambahkan bahwa masyarakat di Nagari Aua Kuniang dan Sikabu-Kabu sebenarnya memiliki hubungan sosial yang erat meskipun secara administratif berbeda. Oleh karena itu, ia berharap pembangunan wilayah tidak terhambat oleh batas administratif tersebut. “Kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah provinsi untuk penunjang infrastruktur seperti akses jalan dan sebagainya,” pungkasnya.

Setelah tausiah agama oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Irsyad Safar, rombongan gubernur dan wakil wali kota meninjau objek wisata Bukik Batu Barigi.