EkonomiRanah

Harga Emas Dunia Diprediksi Menguat Awal Pekan

584
×

Harga Emas Dunia Diprediksi Menguat Awal Pekan

Sebarkan artikel ini
harga-emas-diperkirakan-naik-pekan-depan
Harga Emas Diperkirakan Naik Pekan Depan

Jakarta – Harga emas dunia dan logam mulia diperkirakan akan melonjak pada awal pekan depan, Senin (13/10/2025).

Kenaikan harga ini dipicu oleh ketegangan geopolitik global dan ketidakpastian ekonomi.

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, optimistis harga emas dan logam mulia akan terus menguat.

“Saya masih optimistis harga emas dunia, logam mulia, masih akan mengalami penguatan,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/10/2025).

Ibrahim menjelaskan, pelemahan rupiah turut mendongkrak harga logam mulia.

Harga emas dunia yang dihitung dalam dolar AS otomatis menjadi lebih mahal saat rupiah tertekan.

Pada penutupan perdagangan Sabtu pagi, harga emas dunia berada di level US$ 4.018,89 per troy ounce.

Ibrahim memprediksi harga emas dunia pada Senin (13/10/2025) akan berada di level support US$ 3.987 dan resisten US$ 4.059.

Untuk proyeksi satu pekan, support diperkirakan berada di level US$ 3.936 per troy ounce dengan resisten US$ 4.100.

Sementara itu, harga logam mulia pada perdagangan pekan depan diperkirakan mencapai Rp 2.100.000 per gram.

Pada awal pekan perdagangan Senin (13/10/2025), harga logam mulia diprediksi berada di level Rp 2.050.000 per gram.

Selain faktor geopolitik di Amerika Serikat, sentimen geopolitik dari Eropa akibat perang Rusia dan Ukraina juga menjadi pertimbangan utama.

Ibrahim menilai, perang ini berpotensi terus berlanjut dan melibatkan NATO serta Amerika Serikat secara langsung.

“Ini yang akan membuat harga emas dunia terus mengalami kenaikan karena ketidakpastian perpolitikan,” pungkasnya.