PemerintahRanah

Hari Tani Nasional, Rahmat Saleh : Momentum Hilirisasi Pertanian Sumbar

285
×

Hari Tani Nasional, Rahmat Saleh : Momentum Hilirisasi Pertanian Sumbar

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh mendorong percepatan hilirisasi komoditas pertanian, khususnya gambir, di Sumatera Barat (Sumbar).

Hal ini disampaikannya bertepatan dengan momentum Hari Tani Nasional, Rabu (24/9/2025).

Rahmat menekankan hilirisasi sebagai kunci agar petani gambir Sumbar menikmati nilai tambah dari komoditas unggulan tersebut.

Sumbar dikenal sebagai produsen gambir utama nasional, bahkan menyuplai sekitar 80 persen kebutuhan pasar dunia. Namun, sebagian besar ekspor masih berupa bahan mentah.

Rahmat menilai, kondisi ini harus diubah melalui hilirisasi menuju produk bernilai tambah tinggi, seperti ekstrak untuk farmasi, kosmetik, dan industri pewarna.

“Hilirisasi adalah kunci agar nilai tambah tetap berada di tangan petani dan pelaku ekonomi lokal,” ujar Rahmat di Jakarta.

Ia menambahkan, Sumbar memiliki keunggulan komparatif, iklim, budaya tanam, dan rantai pasok yang telah mapan.

Rahmat mengusulkan beberapa langkah konkret, antara lain studi kelayakan dan insentif untuk pembangunan pabrik pengolahan gambir di Sumbar, penguatan peran penyuluh pertanian, dan penyederhanaan regulasi.

Ia juga menyoroti perlunya sinergi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperlancar investasi dan akses pasar ekspor.

“Kita perlu garansi pasar, kepastian pasokan, dan kemudahan perizinan,” tegas Rahmat.

Menurutnya, jika rantai pasok rapuh, investor akan enggan menanamkan modal.

Lonjakan produksi gambir di Sumbar pada 2024-2025 semakin menguatkan urgensi hilirisasi.

Data menunjukkan produksi mencapai puluhan ribu ton per tahun. Rahmat khawatir nilai tambah akan keluar provinsi jika hilirisasi tidak segera direalisasikan.

Politisi PKS ini juga menyinggung program Sumbar Cerdas Bertani yang diinisiasinya.

Program ini bertujuan menggabungkan pendidikan pertanian, pelatihan teknis, dan pendampingan bisnis bagi petani muda agar siap menghadapi era hilirisasi.

Tak hanya gambir, Rahmat juga mendorong hilirisasi komoditas unggulan Sumbar lainnya seperti jagung, kopi, dan padi.

Ia berjanji akan mendorong alokasi anggaran, regulasi, dan skema pembiayaan yang mendukung industri hilir di Komisi IV DPR RI.

Rahmat optimis, sinergi kebijakan, investasi hilir, dan pemberdayaan petani akan menjadikan Hari Tani Nasional 2025 sebagai titik awal transformasi pertanian Sumbar yang bernilai tambah.