Tanah Datar – Tongkat estafet kepemimpinan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar resmi berpindah tangan kepada Hendri Pani Dias.
Prosesi serah terima jabatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Ikhlas Beramal pada Rabu (15/7/2026).
Hendri Pani Dias kini memikul tanggung jawab sebagai Kepala Kantor Kemenag menggantikan pejabat sebelumnya, Amril.
Amril sendiri akan melanjutkan pengabdiannya sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok.
Selama tiga tahun sepuluh hari bertugas di Luhak Nan Tuo, Amril mengaku banyak memetik pelajaran berharga.
“Banyak pengalaman dan pelajaran yang kami peroleh selama mengemban amanah di sini, tentu semua itu tidak akan bisa dilalui tanpa dukungan serta kebersamaan dari seluruh pihak,” ungkap Amril.
Dirinya pun menyampaikan permohonan maaf atas segala tutur kata maupun kebijakan yang mungkin kurang berkenan selama masa kepemimpinannya.
Sementara itu, Hendri Pani Dias menyatakan tekadnya untuk mengakselerasi inovasi pelayanan umat di Tanah Datar.
Ia telah memetakan beberapa prioritas kerja, mulai dari peningkatan mutu pendidikan madrasah hingga penguatan peran pondok pesantren.
Hendri menjelaskan bahwa koordinasi strategis dengan berbagai elemen, termasuk Forkopimda dan organisasi kemasyarakatan Islam, telah ia bangun sejak dua bulan terakhir.
“Semangat kebersamaan di Tanah Datar sangat luar biasa dan menjadi modal penting bagi kami untuk terus melanjutkan pembangunan di bidang keagamaan,” ujar Hendri.
Sekretaris Daerah Tanah Datar, Abdurrahman Hadi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan Kemenag.
“Pemerintah kabupaten siap mendukung penuh berbagai program Kemenag, termasuk inisiatif Satu Rumah Satu Hafiz serta pembinaan pondok Al-Qur’an,” tegas Abdurrahman.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumatera Barat, Mustafa, menilai rotasi jabatan ini sebagai langkah dinamis untuk mendongkrak kualitas layanan publik.
Mustafa menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Kemenag Tanah Datar agar memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru.
Momen tersebut ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol penghormatan atas dedikasi Amril selama bertugas di daerah tersebut.
Pergantian ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai religius di Tanah Datar yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.






