RanahSosial

INSTAR 2025 Apresiasi Bisnis Berkelanjutan, Verifikasi Klaim ESG Perusahaan

239
×

INSTAR 2025 Apresiasi Bisnis Berkelanjutan, Verifikasi Klaim ESG Perusahaan

Sebarkan artikel ini
5-perusahaan-raih-lencana-verified-dalam-instar-2025
5 Perusahaan Raih Lencana Verified dalam INSTAR 2025

Jakarta – Tempo Data Science dari Grup Tempo Media menggelar malam anugerah Indeks Integritas Bisnis Lestari (INSTAR) 2025.

Ajang apresiasi bagi perusahaan dengan bisnis berkelanjutan ini berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Lima perusahaan berhasil meraih lencana verified INSTAR 2025.

Mereka adalah PT Bank SMBC Indonesia Tbk, PT Merdeka Battery Materials Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk, dan PT Nusantara Infrastructure Tbk.

CEO PT Info Media Digital (Tempo Digital) Wahyu Dhyatmika menyatakan, capaian ini membuktikan klaim praktik ESG perusahaan telah terverifikasi INSTAR 2025.

INSTAR 2025 menguji praktik bisnis berkelanjutan dalam tiga dimensi: environmental (lingkungan), social (S), dan governance (G) atau ESG.

Agenda tahunan ini diselenggarakan oleh Tempo Data Science bersama Transparency International Indonesia (TII) dan Institute for Strategic Initiatives (ISI).

Sebanyak 1.019 perusahaan menjadi objek penilaian INSTAR 2025.

Jumlah tersebut terdiri dari 958 perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia per Februari 2024 dan 61 BUMN non-emiten.

Namun, hanya 900 perusahaan yang menerbitkan Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan yang masuk dalam proses penilaian.

Proses penilaian dilakukan dalam dua tahap berjenjang.

Tahap pertama adalah desk riset yang menilai 42 indikator tiga dimensi ESG pada laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan.

Hanya perusahaan dengan nilai di atas threshold yang dapat melanjutkan ke tahap verifikasi.

Total terdapat 479 perusahaan yang lolos ambang batas ini.

Tahap kedua, verifikasi dilakukan melalui media monitoring.

Tim membandingkan klaim perusahaan dengan realitas di lapangan lewat pemberitaan di berbagai kanal terpercaya.

Analisis ketahanan korporasi juga dilakukan dengan menelaah laporan keuangan untuk mengidentifikasi potensi greenwashing.

Ada lima indikator yang dinilai dalam dimensi ketahanan korporasi.

Yakni, disclosure quality, compliance exposure, ethic institution, strategic readiness, dan financial resilience.

Indikator ini mengacu pada peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI) tentang pemantauan khusus dan notasi khusus serta referensi teoritik maupun empirik.

Perhitungan terakhir menggabungkan nilai indeks desk riset dan media monitoring (bobot 75 persen) dan nilai indeks ketahanan korporasi (bobot 25 persen).

Nilai inilah yang menjadi skor akhir INSTAR 2025 perusahaan peserta verifikasi.

Perusahaan dengan skor 80 akan mendapat lencana verified.

Sementara yang belum mencapai skor 80 mendapat lencana committed, yaitu perusahaan yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam penerapan ESG.

Total terdapat 15 perusahaan yang telah mengikuti verifikasi gelombang pertama sejak September tahun ini.

Beberapa perusahaan masih mengikuti proses verifikasi gelombang kedua, yang akan berlangsung sampai Maret 2026.

Tempo Data Science membuka gelombang kedua ini untuk memberikan kesempatan kepada perusahaan-perusahaan agar lebih memahami dampak dan manfaat INSTAR 2025.

Berikut daftar perusahaan INSTAR 2025:

  1. PT Bank SMBC Indonesia Tbk
  2. PT Merdeka Battery Materials Tbk
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
  4. PT Humpuss Maritim Internasional Tbk
  5. PT Nusantara Infrastructure Tbk
  6. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
  7. PT Indonesia Financial Group (IFG)
  8. PP (Persero) Tbk
  9. PT Mineral Industri Indonesia (Persero)
  10. PT Bank CIMB Niaga Tbk
  11. PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
  12. PT Merdeka Copper Gold Tbk
  13. PT Fast Food Indonesia Tbk
  14. PT Astra Agro Lestari Tbk
  15. PT Elnusa Tbk