Ranah

Israel Tegur Ukraina soal Tuduhan Gandum Tanpa Bukti

76
×

Israel Tegur Ukraina soal Tuduhan Gandum Tanpa Bukti

Sebarkan artikel ini
israel-serang-ukraina
Israel Serang Ukraina

Jakarta – Israel membantah tudingan Ukraina yang menyebut Tel Aviv terlibat dalam perdagangan gandum curian asal Rusia, setelah Kiev mengancam akan mengambil langkah diplomatik dan hukum internasional jika kapal kargo yang diduga membawa muatan itu diizinkan berlabuh di Haifa. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menegaskan, tuduhan tersebut belum didukung bukti.

Polemik ini bermula ketika Menteri Luar Negeri Ukraina Andrey Sibiga mengecam Israel karena dianggap memfasilitasi apa yang ia sebut sebagai “perdagangan ilegal gandum Ukraina curian” oleh Rusia. Sejumlah media Ukraina bahkan melaporkan kapal kargo Panormitis, yang membawa gandum dari wilayah baru Rusia, sedang mendekati Pelabuhan Haifa.

“Sulit untuk memahami mengapa Israel tidak memberikan tanggapan yang tepat terhadap permintaan sah Ukraina terkait kapal sebelumnya yang mengirimkan barang curian ke Haifa,” tulis Sibiga di X, seperti dikutip dari Russia Today, Rabu, 29 April 2026.

Saar menanggapi dengan menyatakan bahwa hubungan diplomatik, terutama antara dua negara sahabat, tidak dibangun melalui Twitter atau media sosial. “Tuduhan bukanlah bukti. Bukti yang mendukung tuduhan tersebut belum diberikan,” tegasnya.

Ia juga menilai Ukraina tidak mengajukan permohonan bantuan hukum sebelum melontarkan kritik di media sosial. Ketegangan antara kedua negara sendiri terus meningkat, menyusul kecaman Kiev terhadap Israel yang dinilai tidak menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia maupun memutus hubungan diplomatik.

Mengutip Reuters, sumber diplomatik Ukraina menyebut Kiev akan “berhak untuk mengerahkan serangkaian respons diplomatik dan hukum internasional sepenuhnya” jika kapal itu diizinkan bersandar di Israel.

Ukraina menganggap lima wilayah, termasuk Kherson dan Zaporozhye, yang bergabung dengan Rusia setelah referendum pada 2022, sebagai wilayah pendudukan. Rusia menegaskan penyelesaian damai yang langgeng hanya dapat tercapai jika Ukraina mengakui perbatasan barunya.