Padang – Institut Teknologi Padang (ITP) memperkuat posisinya dalam mencetak tenaga kerja berdaya saing global dengan melepas 165 lulusan pada wisuda ke-84 di Grand Ballroom The ZHM Premier Hotel, Senin (25/5/2026). Upaya ini menjadi langkah strategis institusi dalam merespons dinamika kebutuhan industri yang kian menuntut adaptabilitas tinggi.
Rektor ITP, Prof. Maidiawati, memaparkan bahwa para wisudawan tersebut terdiri dari 7 lulusan pascasarjana, 151 sarjana, 14 sarjana terapan, serta 1 lulusan sarjana muda. Capaian akademik para lulusan tergolong impresif, dengan rincian 8 orang meraih predikat pujian, 119 orang sangat memuaskan, dan 35 orang memuaskan.
“Kelulusan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata kualitas pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kami bangga melihat kedisiplinan para lulusan yang mampu menyelesaikan studi tepat waktu,” ungkap Maidiawati.
Rekam jejak ITP dalam dunia profesional terbilang solid. Hingga saat ini, lebih dari 10.726 alumni telah berkiprah di berbagai sektor. Berdasarkan data tracer study tiga tahun terakhir, sebanyak 78 persen lulusan terserap di sektor swasta, 16 persen menjadi ASN, dan 6 persen berkarier di BUMN. Bahkan, khusus untuk program Magister Teknik Sipil, seluruh lulusannya telah berhasil menembus pasar kerja.
Guna meningkatkan daya saing di kancah internasional, ITP kini mengintensifkan kolaborasi global. Kampus ini menjadwalkan pengiriman mahasiswa ke INTI International University pada Agustus mendatang untuk program pertukaran pelajar. Selain itu, ITP tengah merintis skema double degree dan magang internasional dengan dukungan program Padang Pintar dari Pemerintah Kota Padang.
Di luar aspek akademik, ITP juga terus mengasah kepekaan sosial mahasiswanya. Salah satu wujud nyata pengabdian masyarakat adalah pengembangan inovasi alat pengering ikan yang kini dimanfaatkan oleh warga di Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah.
Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, Ampri Satyawan, menekankan pentingnya perubahan pola pikir bagi para lulusan. Ia berharap alumni tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi mampu bertransformasi menjadi inovator. “Dunia saat ini membutuhkan sosok pencipta solusi. Kapasitas yang dimiliki lulusan ITP menjadi modal penting untuk menjawab kebutuhan masa depan tersebut,” tegas Ampri.
Menutup rangkaian prosesi, Maidiawati memberikan pesan penutup agar para lulusan tetap relevan dengan perkembangan zaman. “Jadilah solusi di tengah masyarakat. Hanya mereka yang siap berubah dan terus belajar yang akan mampu bertahan serta unggul dalam persaingan global,” pungkasnya.
Acara wisuda tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, perwakilan LLDikti Wilayah X, serta unsur Pemerintah Kota Padang.






