Ekonomi

JFX Ungkap Dinamika Sektor Energi Tekan Harga Emas Global

376
×

JFX Ungkap Dinamika Sektor Energi Tekan Harga Emas Global

Sebarkan artikel ini
mengapa-harga-emas-tak-selalu-naik-saat-terjadi-konflik
Mengapa Harga Emas Tak Selalu Naik Saat Terjadi Konflik

Jakarta – Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (JFX), Yazid Kanca Surya, mengungkap alasan di balik fenomena harga emas yang justru melemah saat terjadi ketegangan global.

Meski secara teori emas dianggap sebagai aset aman (safe haven), dinamika sektor energi ternyata menjadi faktor penentu yang lebih dominan.

Yazid menjelaskan, negara-negara yang memiliki cadangan emas besar sering kali terpaksa menjual aset mereka ke pasar demi mendapatkan likuiditas tunai.

Dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak akan pasokan energi.

“Energi bagi beberapa negara yang memiliki pasokan emas tinggi, mereka membutuhkan likuiditas yang tinggi. Banyak emas dijual di pasar. Untuk apa? Untuk membeli energi,” ujar Yazid di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Kondisi ini mematahkan teori ekonomi konvensional. Menurut Yazid, tekanan likuiditas akibat kebutuhan energi membuat harga emas justru tertekan saat konflik global memanas.

“Seharusnya emas naik, itu komoditas aset aman. Tapi tidak, itu turun. Kenapa? Karena yang diganggu energi,” tegasnya.

Selain itu, Yazid menyoroti pergeseran perilaku pasar komoditas global. Saat ini, pelaku pasar tidak lagi sekadar mengejar harga termurah, melainkan lebih mengutamakan kepastian pasokan.

Menanggapi perubahan tersebut, JFX kini memperkuat ekosistem perdagangannya.

Langkah strategis yang diambil meliputi pengembangan kontrak yang lebih fleksibel, kemudahan akses bagi investor ritel, serta peningkatan konektivitas dengan pasar global untuk memperkaya ragam produk lindung nilai.

Dari sisi inovasi, JFX tengah menyiapkan kontrak berukuran mikro dan nano untuk berbagai komoditas, termasuk emas, perak, tembaga, dan energi. Produk ini dirancang khusus untuk memperluas inklusi pasar bagi investor dengan modal terbatas.

Lebih lanjut, JFX juga sedang mengembangkan perdagangan emas digital. Sistem ini nantinya akan menggabungkan kemudahan transaksi berbasis teknologi dengan kepastian emas fisik sebagai underlying.

Skema tersebut diharapkan mampu menyeimbangkan aspek aksesibilitas dan keamanan bagi para investor.