EkonomiPemerintah

Jumlah Unit Usaha Pertanian di Kota Padang Turun 6,80 Persen

631
×

Jumlah Unit Usaha Pertanian di Kota Padang Turun 6,80 Persen

Sebarkan artikel ini
bps:-ada-8.779-petani-milenial-di-padang
BPS: Ada 8.779 Petani Milenial di Padang

Padang – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang menggelar Diseminasi Hasil Sensus Pertanian (ST 2023) pada Rabu (20/12/2023). Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Syahrial Kamat.

Dalam acara tersebut, Perwakilan BPS Sumbar Rita Wahyuni memaparkan hasil ST 2023.

Berdasarkan hasil survei, jumlah unit usaha pertanian di Kota Padang tercatat ada sebanyak 21.341 unit, atau turun sebesar 6,80 persen dibanding tahun 2013, yang sebanyak 22.898 unit.

Jenis usaha pertanian pada ST 2023 terdiri atas Usaha Pertanian Perorangan (UTP), Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB), dan Usaha Pertanian Lainnya (UTL).

“Jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) sebanyak 21.210 unit, atau turun 7,29 persen dari tahun 2013 sebanyak 22.878 unit. Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) sebanyak 11 unit, mengalami peningkatan sebesar 37,50 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 8 unit. Jumlah Usaha Pertanian Lainnya (UTL) tahun 2023 sebanyak 120 unit, naik 900 persen dari tahun 2013 yang hanya 12 unit,” jelas Rita.

Rita menjelaskan, UTP mendominasi usaha pertanian di semua subsektor, dimana UTP terbanyak terdapat di subsektor tanaman pangan, yakni mencapai 9,95 ribu unit usaha. UPB terbanyak terdapat di subsektor peternakan, yakni sebanyak 6 unit usaha. Sementara itu, UTL terbanyak terdapat di Subsektor Hortikultura, yakni 57 unit usaha.

“UTP di Kota Padang didominasi oleh usaha tani tanaman pangan, yakni 9.953 unit usaha. Kemudian, usaha tani holtikultura sebanyak 6.426 unit usaha, usaha tani perkebunan sebanyak 2.408 unit usaha, usaha tani perikanan sebanyak 2.413 unit usaha, usaha tani peternakan sebanyak 2.120 unit usaha, usaha tani kehutanan sebanyak 171 unit usaha, dan usaha tani jasa pertanian sebanyak 53 unit usaha,” ungkap Rita.

Syahrial Kamat mengapresiasi BPS Kota Padang atas terselenggaranya Diseminasi Hasil Sensus Pertanian (ST 2023).

Ia berharap hasil survei tersebut dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan pertanian di Kota Padang.

“Hasil ST 2023 ini sangat penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan pertanian di Kota Padang. Data ini dapat digunakan untuk mengetahui kondisi dan perkembangan pertanian di Kota Padang, sehingga pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Syahrial.