Ranah

Kemkomdigi Perluas Akses Internet Tetap ke Desa-desa

108
×

Kemkomdigi Perluas Akses Internet Tetap ke Desa-desa

Sebarkan artikel ini
1.282-titik-internet-dibangun,-umkm-ikut-panen-manfaat
1.282 Titik Internet Dibangun, UMKM Ikut Panen Manfaat

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) membangun 1.282 titik akses internet pita lebar tetap atau fixed broadband melalui program Kampung Internet sepanjang 2025 untuk memperluas konektivitas hingga ke desa-desa.

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kepemudaan dan Start Up, Alfreno Kautsar Ramadhan, mengatakan infrastruktur itu telah dibangun di 22 desa, 10 kabupaten, 15 kecamatan, dan 6 provinsi.

“Dalam 2025 kemarin, kita berhasil membuat 1.282 titik akses (internet) di 22 desa, 10 kabupaten, 15 kecamatan, dan 6 provinsi,” kata Alfreno, Selasa, 21 April 2026.

Menurut Alfreno, program Kampung Internet dirancang untuk menghadirkan jaringan internet di desa guna mendukung aktivitas rumah tangga, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta fasilitas umum. Program ini, kata dia, menjadi bagian dari upaya menghadirkan konektivitas yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau di luar pusat kota.

“Program Kampung Internet ini bisa mengakomodir pilar kita yang terhubung karena kita bisa menyediakan konektivitas yang inklusif berkualitas dan terjangkau. Ini kita buat bukan hanya di pusat kota namun di desa-desanya,” ujarnya.

Selain memperluas akses internet, program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat setempat agar mampu memanfaatkan digitalisasi secara produktif. Kemkomdigi menyiapkan pelatihan teknis bagi pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), mulai dari perakitan jaringan fiber optik, pengoperasian infrastruktur telekomunikasi, hingga penanganan gangguan dasar.

Kemkomdigi juga menyiapkan program Telko Hub untuk mendorong penyerapan tenaga kerja setelah peserta pelatihan rampung. Melalui program ini, para lulusan akan dihubungkan dengan industri telekomunikasi.

Alfreno mengatakan akses internet dalam program Kampung Internet turut dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan produktif, termasuk digitalisasi usaha kecil. Ia mencontohkan implementasi program di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang membantu pelaku UMKM setempat karena sebelumnya kesulitan mendapatkan koneksi internet.

Sebelum ada jaringan fixed broadband, sebagian warga harus menempuh jarak sekitar 5 hingga 7 kilometer untuk memperoleh koneksi internet yang stabil.

“Sehingga inisiatif ini membantu mereka, tidak perlu lagi 5-7 kilometer untuk ke hotspot tertentu untuk mendapatkan akses internet yang stabil,” ujarnya.