Lubuk Basung – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menyalurkan stimulus ekonomi untuk membangkitkan kembali sektor perikanan di Kabupaten Agam yang sempat terpuruk akibat bencana.
Seremoni penyerahan bantuan berlangsung di Tambak Ikan Siguhung, Kecamatan Lubuk Basung, pada Sabtu (1/8), sekaligus menjadi penutup rangkaian kunjungan kerja kementerian di wilayah tersebut.
Sekretaris Jenderal KKP RI, Andy Artha Donny Oktopura, hadir langsung memimpin penyerahan sarana produksi bersama Bupati Agam, Benni Warlis.
Paket bantuan yang diberikan meliputi coolbox, jaring insang monofilamen 2 inci, hingga pakan ikan bagi para nelayan dan pembudidaya.
Pemerintah pusat menargetkan pemulihan operasional pada 96 hektare kolam budidaya melalui alokasi bantuan benih dan pakan yang telah disiapkan.
Sebanyak 60 nelayan yang beroperasi di Danau Maninjau juga menerima dukungan alat tangkap sebagai modal untuk kembali melaut.
Penebaran benih ikan dilakukan secara simbolis di lokasi acara sebagai penanda dimulainya kembali geliat produksi perikanan pascabencana.
Andy Artha Donny Oktopura berharap bantuan tersebut mampu memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat agar mereka bisa kembali produktif dan memperoleh penghasilan.
Pihaknya memastikan seluruh bantuan disalurkan secara gratis tanpa adanya pungutan biaya apa pun.
Masyarakat dan media massa juga diminta turut mengawasi proses distribusi bantuan demi menjamin transparansi serta ketepatan sasaran.
Bupati Agam, Benni Warlis, mengapresiasi langkah nyata KKP yang memberikan solusi konkret dalam pemulihan sektor perikanan daerah.
Dukungan fisik yang disertai pendampingan teknis dinilai menjadi kunci vital percepatan pemulihan ekonomi lokal.
Benni Warlis optimistis sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat akan mempercepat kebangkitan sektor perikanan di Kabupaten Agam.






