Ranah

Gubernur Mahyeldi Dorong ASN Jadikan Wakaf Gerakan Kolektif Membangun Sumbar

1
×

Gubernur Mahyeldi Dorong ASN Jadikan Wakaf Gerakan Kolektif Membangun Sumbar

Sebarkan artikel ini
gubernur-mahyeldi-ajak-asn-jadikan-wakaf-sebagai-gerakan-membangun-sumbar
Gubernur Mahyeldi Ajak ASN Jadikan Wakaf sebagai Gerakan Membangun Sumbar

Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi untuk menggalakkan wakaf sebagai langkah strategis percepatan pembangunan daerah.

Instruksi tersebut mengemuka dalam agenda Subuh Mubarak yang berlangsung di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (2/8/2026).

Mahyeldi optimistis gerakan kolektif ini mampu menghasilkan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat luas.

Ia memproyeksikan dana besar dapat terkumpul jika 25.000 ASN di jajaran Pemprov Sumbar berpartisipasi secara konsisten dalam program tersebut.

“Jika masing-masing menyisihkan 1.000 rupiah saja setiap hari, maka terkumpul 25 juta rupiah per hari yang bisa digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk pendanaan pendidikan bagi keluarga kurang mampu,” ungkap Mahyeldi.

Pengelolaan wakaf yang profesional dan akuntabel diyakini mampu menjadi instrumen ampuh dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka kemiskinan.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tengah mematangkan pembentukan lembaga Minang Global Wakaf agar seluruh dana yang terhimpun terjaga transparansinya.

Guna menjamin kredibilitas tata kelola, otoritas setempat kini memberdayakan lima ASN yang telah mengantongi sertifikat Nazhir Wakaf.

Di luar aspek finansial, kegiatan Subuh Mubarak juga menjadi sarana efektif dalam menempa karakter ASN agar lebih berintegritas dan disiplin dalam memberikan pelayanan publik.

Ke depannya, inisiatif wakaf ini akan diperluas melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Baznas, dunia usaha, hingga partisipasi aktif para perantau Minang.

“Melalui sinergi yang kuat, saya optimistis wakaf dapat menjadi instrumen penting dalam mempercepat pembangunan Sumatera Barat secara berkelanjutan,” pungkasnya.