PolitikRanah

Komisi V DPR RI Tinjau Progres Pembangunan dan Kesiapan Sekolah Rakyat Semarang

58
×

Komisi V DPR RI Tinjau Progres Pembangunan dan Kesiapan Sekolah Rakyat Semarang

Sebarkan artikel ini
zigo-rolanda-kawal-pembangunan-sekolah-rakyat-di-semarang,-soroti-kesiapan-fasilitas-dan-asrama
Zigo Rolanda Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat di Semarang, Soroti Kesiapan Fasilitas dan Asrama

Semarang – Komisi V DPR RI melakukan inspeksi mendadak guna mengevaluasi progres pembangunan fisik sekaligus kesiapan operasional Sekolah Rakyat di Kota Semarang, Jumat (17/7/2026).

Rombongan yang dipimpin anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, memfokuskan pengawasan pada proyek infrastruktur pendidikan strategis tersebut.

Agenda kunjungan mencakup peninjauan langsung di lapangan serta koordinasi teknis bersama Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR.

Zigo menegaskan bahwa pengawalan ketat diperlukan guna memastikan seluruh tahapan konstruksi terselesaikan tepat waktu agar segera memberi dampak positif bagi publik.

“Kami melaksanakan kunjungan kerja spesifik ke Sekolah Rakyat Kota Semarang untuk melihat langsung progres pembangunan,” ujar Zigo.

Ia mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga sinergi agar target pembangunan tercapai maksimal dan memberikan manfaat optimal.

Sekolah Rakyat Semarang merupakan bagian integral dari proyek pembangunan Tahap II yang tersebar di 10 titik strategis di Jawa Tengah.

Kompleks pendidikan ini berdiri megah di atas lahan seluas 6,5 hektare dengan fasilitas pendukung terpadu.

Sarana penunjang yang tersedia meliputi gedung kelas, asrama siswa, rumah susun guru, masjid, ruang makan, dapur, gedung serbaguna, hingga arena olahraga.

Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk menampung 1.080 peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Delegasi DPR RI juga menyempatkan diri memantau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang sudah dimulai sejak 13 Juli 2026.

Tercatat 263 siswa yang terdiri dari 89 siswa SD, 87 siswa SMP, dan 87 siswa SMA telah menempati asrama sekolah.

Sistem pendidikan berasrama merupakan pilar utama dalam implementasi konsep Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah.

Zigo menyatakan optimisme bahwa ketersediaan fasilitas mumpuni ini bakal menjadi katalisator bagi peningkatan mutu pendidikan nasional.

“Program ini diharapkan mampu menghadirkan akses pendidikan yang lebih baik dengan fasilitas yang memadai,” tegasnya.

Pihaknya berkomitmen mengawal penuh kelancaran proyek hingga seluruh perencanaan tuntas demi keberlangsungan pendidikan siswa.